Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Dukung Regenerasi Petani, Program YESS Perkuat  P4S dan BPP di Kabupaten Maros

Bagikan
Foto : Kementan Terus Memfasilitasi Generasi Muda Agar bisa Terjun Menjadi Petani Serta Wirausaha Pertanian.
Foto : Kementan Terus Memfasilitasi Generasi Muda Agar bisa Terjun Menjadi Petani Serta Wirausaha Pertanian.

PanganNews.id Maros - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan Kementerian Pertanian (Kementan) terus memfasilitasi generasi muda agar bisa terjun menjadi petani serta wirausaha pertanian.  

"Kita fasilitasi mereka, kita tingkatkan pengetahuan dan kemampuan mereka melalui pelatihan. Kita manfaatkan teknologi, alsintan, jejaring hingga jejaring pemasaran. Kita ubah pola pikir generasi muda bahwa pertanian itu keren, hebat, dan satu-satunya sektor yang menjanjikan terlebih di tengah pandemi ini," jelas Mentan SYL.

Berbicara sektor pertanian,  Kabupaten Maros  propinsi Sulawesi Selatan yang berbatasan langsung dengan ibukota provinsi dan  terintegrasi dalam pengembangan kawasan Metropolitan Mamminasata memiliki potensi tanaman pangan dan hortikultura yang luar biasa, seperti tanaman padi, kacang kedelai, jagung, ubi jalar, ubi kayu,  kacang tanah, kacang hijau, petai, cabai, bawang merah, mangga, pisang. Selain itu sektor perkebunan khususnya kemiri menjadi andalan kabupaten Maros. Tak hanya itu, sektor  peternakan seperti  sapi, kerbau, kambing, kuda, itik, ayam buras, dan ayam kampung pun cukup potensial.

Berdasarkan tingginya potensi sektor pertanian di kabupaten Maros, Kementan melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) menjadikan kabupaten Maros menjadi salah satu lokasi pilot project program Youth Enterpreuneur & Employment Support Services (YESS) di provinsi Sulawesi Selatan.

Menjadi program pertama antara Kementan dengan IFAD, program YESS menjadi proyek percontohan dalam hal regenerasi petani tak hanya di Indonesia namun juga dunia. 

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi mengatakan ada dua kunci utama dalam pelaksanaan program YESS. “Pertama program YESS hadir untuk meningkatkan kapasitas pemuda di pedesaan melalui pendidikan dan pelatihan untuk menjadi agen pembangunan pertanian. Kedua, sasaran dari program YESS yakni pemuda/i harus memiliki jiwa kewirausahaan dari hulu sampai hilir”, jelas Dedi. 

Dijelaskan Dedi dalam pelaksanannya pogram YESS  mengoptimalkan peran 6 Balai Penyuluh Pertanian (BPP) di Kabupaten Maros, yaitu BPP Moncongloe, BPP Maros Baru, BPP Turikale, BPP Bantimurung, BPP Cenrana, dan BPP Lau, serta  2 Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) yaitu P4S Assamaya, dan P4S Nijailing. 

“BPP Bantimurung memiliki 10 penyuluh pertanian yang membina 9 desa di wilayah kecamatan Bantimurung. Sebagai BPP percontohan, BPP Bantimurung telah memiliki kegiatan pertanian dan peternakan terintegrasi diwilayah Kabupaten Maros Sulawesi Selatan”, paparnya. 

Untuk mencapai target mencetak wirausahawan muda pertanian, BPP Bantimurung melakukan penelusuran calon peserta program yang ingin berwirausaha dan bekerja di bidang pertanian. Setelah melalui seleksi CPCL, pemuda/i yang memenuhi persyaratan dan kriteria akan  dilatih untuk menjadi petani dan wirausaha muda pertanian yang inovatif, maju, mandiri dan memiliki daya saing. 

Dari sisi penyuluh, kapasitas penyuluh akan ditingkatkan kapasitasnya melalui pelatihan, training dan TOT hingga nantinya menjadi trainer  handal yang mampu mentransfer pengetahuan dan ketrampilan teknis maupun manajemen kewirausahaan kepada masyarakat, petani dan pemuda/calon pengusaha muda bidang pertanian.

Project Manajer program YESS, Inneke Kusumawati pada kunjungannya menjelaskan bahwa selain memfasitasi BPP, program YESS juga memfasilitasi P4S. Salah satunya adalah P4S Nijailing yang  fokus pada pelatihan kewirausahaan jamur, hortikultura, dan peternakan dengan sarana prasarana untuk mendukung pelatihan. Ia mengharapkan melalui penguatan kapasitas lembaga dan SDM pertanian,  BPP dan P4S dapat mensukseskan program YESS dan akan lahir petani dan wirausaha muda pertanian yang maju, mandiri, dan modern yang nantinya akan membangun ekonomi di pedesaan

Ditulis olehPangannews.id

pangannews

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal