Kunker ke Serang, Mentan SYL Salurkan KUR Pertanian Senilai Rp1 M

Pangannews.id

Rabu, 28 Juli 2021 05:38 WIB

news
Foto : Kunker Mentan SYL ke Kabupaten Serang, Banten.

PanganNews.id Serang - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Serang, Banten. Ada berbagai agenda yang dilakukan. Salah satunya adalah penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pertanian senilai Rp1 miliar kepada sejumlah petani. 

"Kehadiran saya di daerah beserta seluruh jajaran pemerintah daerah baik tingkat provinsi maupun kabupaten adalah memastikan perintah Bapak Presiden untuk merealisasikan KUR Pertanian berjalan maksimal. Hari ini kita gulirkan KUR Pertanian senilai Rp1 miliar kepada sejumlah petani," papar Mentan SYL di sela kunjungan kerjanya, Selasa (27/7/2021).

Oleh karenanya, Mentan SYL menegaskan jika kehadirannya untuk melihat langsung bagaimana proses penyaluran KUR Pertanian kepada sejumlah petani. Mentan SYL berharap KUR dapat menggerakkan perekonomian di sektor pertanian, sehingga kesejahteraan petani pun meningkat. 

"Oleh karena itu, saya berharap Bupati Serang dan Gubernur Banten mari kita bersama-sama terus mendorong agar KUR menjadi kebijakan pemerintah yang betul-betul dapat diserap masyarakat lebih cepat lagi, sehingga ekonomi dasar, yang ada di semua wilayah Indonesia bisa berputar lebih cepat dan memperkuat perputaran ekonomi di daerah," papar Mentan SYL.

Dikatakannya, meski hari ini disalurkan senilai Rp1 miliar, namun target yang dicanangkan untuk Provinsi Banten adalah senilai Rp1,7 triliun. Ia berharap serapan KUR Pertanian untuk musim tanam kedua bisa dipercepat. "Terima kasih kepada BNI yang selalu mendampingi kami dan mendorong agar kredit usaha rakyat khususnya di Banten ini bisa lebih cepat kita gulirkan pada masyarakat, serta pelayanan akan terus kita tingkatkan seperti harapan Bapak Presiden agar ekonomi dasar bisa bergerak maksimal," harap Mentan SYL.

Direktur Jenderal Prasana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Ali Jamil meminta petani memanfaatkan KUR Pertanian untuk mengembangkan budidaya pertanian mereka. KUR Pertanian, Ali melanjutkan, dapat diakses untuk modal awal, pembelian pupuk subsidi hingga pengembangan budidaya pertanian dari hulu hingga hilir.

"Anggaran yang besar tersebut dapat digunakan masyarakat yang memiliki kemauan dan semangat tinggi untuk berkarya di dunia usaha tani," tutur Ali. Ia menambahkan, pemanfaatan KUR dapat dilakukan untuk mendukung berbagai kegiatan pertanian. “Dari musim tanam, kemudian panen, pascapanen, bahkan hingga packaging," jelasnya.

Menurutnya, KUR akan berguna untuk meningkatkan nilai jual produk-produk pertanian. "Kita mengupayakan agar petani tidak langsung menjual hasil panennya. Tetapi diolah lagi dan dikemas agar nilai jualnya tinggi. KUR bisa mendukung hal tersebut,” kata Ali.

Senada dengan Dirjen PSP, Direktur Pembiayaan Ditjen PSP Kementan, Indah Megahwati pun mendukung pemanfaatan KUR. “Dengan adanya KUR, petani tidak perlu mengkhawatirkan permodalan, sebab KUR membantu memenuhi hal itu. Petani juga tidak perlu khawatir untuk mengembalikannya. Karena, KUR bisa dikembalikan dengan cara dicicil atau saat panen,” tutur Indah. Ia optimistis, melalui pemanfaatan KUR secara optimal, aktivitas petani akan berjalan dengan maksimal.


Kolom Komentar

You must login to comment...