Karantina Pertanian Gorontalo Bentuk Jaringan Pertanian Nasional (JPN) di Wilayah Gorontalo

Pangannews.id

Kamis, 23 September 2021 06:09 WIB

news
Foto : Karantina Pertanian Gorontalo Membentuk Jaringan Petani Nasional (JPN) Lingkup Provinsi Gorontalo Dalam Upaya Implementasi Gratieks Secara Tersetruktur.

PanganNews.id Gorontalo - Sesuai arahan Menteri Pertanian dalam meningkatkan ekspor pertanian ada 3 program yang dilaksanakan di setiap provinsi yaitu, Komando Strategi Pembangunan Pertanian (Kostratani), Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pertanian dan Gerakan Tigakali Lipat Ekspor (Gratieks). Gratieks salah satunya, harus dilaksanakan secara terstruktur selama periode 2020 – 2024. 

Bertempat di Gedung Pertemuan, Karantina Pertanian Gorontalo membentuk Jaringan Petani Nasional (JPN) lingkup Provinsi Gorontalo dalam upaya implementasi Gratieks secara tersetruktur. Kepala Karantina, Sahrir dalam sambutannya mengatakan, “Pembentukan JPN ini bertujuan membangun wadah agar terjadi interaksi yang lebih baik dan saling menguntungkan antara pelaku usaha, pemerintah pusat (KEMENTAN) dan Karantina Pertanian Gorontalo. “

Peserta yang diundang pada kegiatan ini adalah para admin IMACe (Indonesia Maps of Agricultural Commodities Export) sebuah aplikasi yang dibuat untuk memperoleh data dan informasi potensi komoditas ekspor pertanian, Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), dan juga pelaku usaha. Peserta diberikan sosialisasi program JPN, potensi Sarang Burung Walet dan juga ragam potensi komoditas pertanian. 

Jamaluddin Hamid, salah satu peserta kegiatan selaku Ketua Gapoktan Teratap Lestari Kota Gorontalo, memberikan apresiasi kegiatan ini, 

“kesan saya sebagai calon pengurus jaringan pertanian nasional (JPN) prov. Gorontalo dan sebagai level terbawah bangga bisa dilibatkan sehingga paham jenis komoditas yang berpeluang diekspor ke negara tujuan dan berbagai persyaratan yang harus dipenuhi. Minimal informasi ini bisa kami sampaikan dilevel petani atau peternak.”

Selain sosialisasi Program JPN, Karantina Pertanian Gorontalo juga memberikan penjelasan tentang Aplikasi IMACe, dan juga fungsi perkarantinaan sebagai economic tools guna mengimplementasikan program Gratieks (Gerakan Tiga Kali Eskpor) yaitu pendampingan desa yang berpotensi ekspor.


Kolom Komentar

You must login to comment...