Pengurus JPN Gorontalo turut dikukuhkan oleh Menteri Pertanian

Pangannews.id

Minggu, 17 Oktober 2021 18:43 WIB

news
Foto : Pengurus JPN Gorontalo Yang Dikukuhkan Mentan SYL.

PanganNews.id Gorontalo - Dalam rangka Hari Karantina Pertanian ke 144 yang dipusatkan di Nusa Tenggara Timur, dilaksanakan pengukuhan Jaringan Pertanian Nasional yang terdiri dari 477 komisariat daerah kabupaten/kota dengan jumlah pengurus 2.697 orang oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang turut dihadiri para pejabat Karantina Pertanian. Pengurus yang dikukuhkan selain NTT, dilakukan secara daring seluruh Indonesia, termasuk Gorontalo. (17/09/21)

Pengurus Jaringan Pertanian Nasional Provinsi Gorontalo yang terdiri dari enam kabupaten/kota dikukuhkan secara online dan dipusatkan di Kantor Karantina Pertanian Prov. Gorontalo melalui perwakilan masing-masing kabupaten/kota Bone Bilango, Kab. Gorontalo Utara, Kab. Boalemo, Kab. Gorontalo. Kab. Pohuwato dan Kota Gorontalo.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo dalam sambutannya menekankan bahwa pengurus Jaringan Pertanian Nasional yang tersebar diberbagai daerah adalah mulut, mata dan telinga kementerian pertanian khususnya badan karantina pertanian sehingga berbagai informasi dan potensi pertanian dengan mudah kita dapatkan. Indonesia memiliki sumberdaya alam yang melimpah sehingga peluang ekspor terbuka luas. Ditingkat lapangan dibutuhkan sinergi antara berbagai stakeholder sehingga ekspor dapat ditingkatkan dengan berbagai kemudahan namun tetap memenuhi syarat dan kualitas sesuai negara tujuan, lanjutnya.

Muhammad Syahrir selaku kepala Kantor Karantina Pertanian Prov. Gorontalo turut hadir secara luring dalam acara tersebut, menyampaikan bahwa saat ini kita membutuhkan keterlibatan secara lebih luas hingga tingkat petani sehingga informasi tentang potensi komoditas untuk ekspor serta persyaratan yang harus dipenuhi juga cepat tersampaikan kepada masyarakat khususnya petani. Disamping itu memudahkan untuk mendapatkan informasi potensi eksport dari para pengurus JPN, apalagi saat ini adalah era digital sehingga informasi lebih mudah didapatkan.

Salah satu harapan kedepan adalah jumlah ekspor komoditi pertanian dapat dilipatgandakan sehingga berdampak pada kesejahteraan masyarakat.


Kolom Komentar

You must login to comment...