Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Strategi Pemasaran dan Hilirisasi Produk Ayam KUB bersama ISPI dan BPTP

Bagikan
Foto : Kegiatan Kolaborasi Bimbingan Teknis Hilirisasi Teknologi dan Inovasi, BPTP Gorontalo.
Foto : Kegiatan Kolaborasi Bimbingan Teknis Hilirisasi Teknologi dan Inovasi, BPTP Gorontalo.

PanganNews.id Gorontalo - Kegiatan Kolaborasi Bimbingan Teknis Hilirisasi Teknologi dan Inovasi, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Gorontalo dalam hal pengembangan ayam KUB bekerjasama dengan Perkumpulan Insinyur dan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI) Wilayah Gorontalo dan Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bone Bolango telah dilaksanakan pada hari Rabu, 24 November 2021 bertempat di Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Swadaya (P4S) Mootoduwo Terpadu di Desa Huluduotamo, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo. Kegiatan yang dilaksanakan selama setengah hari ini, dihadiri 30 peserta yang berasal dari peternak ayam KUB binaan BPTP Gorontalo dan mahasiswa magang Praktek Kerja Lapangan (PKL) dari Fakultas Pertanian dan Fakultas MIPA Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bone Bolango, Sulastri Lamusu, serta dihadiri oleh perwakilan dari BPTP Gorontalo, Andi Yuliani Fadwiwati, perwakilan Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, Rifai Amu, dan Ketua ISPI Wilayah Gorontalo, Syamsul Bahri. Beberapa pemateri kegiatan ini diberikan oleh pengurus ISPI Wilayah Gorontalo, yaitu La Ode Sahara, (Wakil Ketua) dengan materi “Strategi Pemasaran Ayam Kampung”, Agus Bahar Rachman (Ketua Bidang Kajian Ilmiah dan Isu Strategis) dengan materi “Pasca Panen dan Pengolahan Hasil Produk Ayam”; dan dari BPTP Gorontalo, Soimah Munawaroh dengan materi “Praktek Pengolahan Hasil Produk Ayam”. 

Andi Yuliani menerangkan bahwa Ayam KUB merupakan ayam kampung galur baru hasil seleksi secara genetik oleh team peneliti Balai Penelitian Dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan), Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Ayam galur baru ini dinamakan ayam Kampung Unggul Balitbangtan dan disingkat dengan ayam KUB. Ayam KUB diseleksi dengan tujuan untuk ayam petelur dan menjadi indukan penghasil DOC (Day Old Chicken) yang banyak untuk memenuhi kebutuhan ayam kampung. Ayam KUB menjadi lebih unggul dibandingkan dengan ayam kampung biasa. Keunggulannya adalah jumlah telur yang dihasilkan lebih banyak dan sifat mengeramnya berkurang sehingga cepat bertelur kembali. 

Sementara itu, Syamsul Bahri pada kesempatan tersebut mengharapkan para peternak ayam KUB serta mahasiswa mendapatkan pemahaman yang utuh tentang ayam KUB ini mulai dari budidaya, pasca panen hingga pengolahannya dan diharapkan kegiatan semacam ini bisa berkelanjutan sehingga produksi telur semakin meningkat dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

Ditulis olehPangannews.id

pangannews

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal