Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Launching Dan Expo Teknologi Pangan Lokal Berbasis Jagung Pulut Gorontalo

Bagikan
Foto : Launching kegiatan oleh Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo.
Foto : Launching kegiatan oleh Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo.

PanganNews.id Gorontalo - Tim Pengusul Program Kedaireka Matcing Fund Patriot Pangan Nasional Wilayah II Sulawesi-Univ Negeri Gorontalo, kolaborasi dengan Pemda Kabupaten Gorontalo, Dinas Pertanian dan Perkebunan ; Dinas Pangan Kab Gorontalo, serta mahasiswa KKN-MBKM Proyek Membangun Desa, hari Selasa, 13 Desember 2022, di desa Mulyonegoro kec. Pulubala, sukses melaksanakan Expo Gelar Teknologi Pangan Lokal berbahan dasar Jagung pulut.

Expo ini mengusung Tema : Model Pendampingan Kelembagaan, Pasca Panen, Produk Olahan dan Ekosistem Pemasaran Digital pada Usaha Rumah Tangga Petani Jagung Pulut di Kabupaten Gorontalo.

Hadir pada kegiatan ini Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo, Wakil Ketua Konsorsium Patriot Pangan Nasional 10 PTN IPB Sugeng Heri Suseno, Rektor UNG yang diwakili oleh Dekan Faperta Asda Rauf, Forkopimda, Kepala Dinas Pertanian Kab Gorontalo, Deputi Perwakilan Bank Indonesia Prov Gorontalo, Forum Organisasi Perangkat daerah seluruh desa, kecamatan, kabupaten /kota Prov Gorontalo, Ketua Tim Satgas Patriot Ketahanan Pangan UNG beserta Civitas Akademika Faperta UNG serta warga setempat.

Ada Empat program utama yang telah dilaksanakan oleh Tim Patriot Ketahanan Pangan UNG kepada Petani Jagung pulut dan Ibu Rumah Tangga di kab Gorontalo. Program itu meliputi Pertama, Good Agricultural Practices tanaman Jagung pulut (Cara budidaya pertanian yang baik) untuk menghasilkan produksi jagung Pulut yang berkualitas ; kedua, diversifikasi pangan melalui pembuatan beras Analog dari jagung pulut ; kertiga, Pemanfaatan limbah tanaman jagung melalui Pembuatan Silase, dan keempat adalah Digital Marketing dan Pemasaran Beras Analog Jagung Pulut. Pada keempat Program ini, Tim Satgas bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kab Gorontalo, serta Mahasiswa KKN MBKM telah melakukan Pelatihan dan pendampingan pada Petani Jagung yang ada di Enam desa di kec Tibawa dan Pulubala tutur Amir Halid selaku ketua tim.

Bupati Nelson sangat mengapresiasi kegiatan ini. Terkait hal ini Nelson menegaskan pentingnya mendorong Penelitian ini baik dari Hulu sampai Hilir, karena jagung merupakan Icon provinsi Gorontalo, dan beliau berharap agar program ini terus berkelanjutan sampai penjualan dan memproduksi dengan skala yang lebih besar lagi.

Pada kesempatan ini Pemda Kab Gorontalo memberikan penghargaan kepada Enam Desa di Kec. Pulubala dan kec. Tibawa, penyelenggara Program KKN MBKM Proyek Membangun desa (desa Mulyonegoro, Bakti, Datahu, Botumoputi, Iloponu dan Buhu); selanjutnya menyerahkan Alsintan berupa Cultivator kepada BPP Kec. Talaga; BPP Kec. Dungaliyo dan BPP kec. Tilango dan menyerahkan Mesin Pengolahan Kopi kepada Kelomok Tani Puncak Raya desa Dulamayo Selatan, dan menyerahkan secara simbolis bantuan Bahan Produksi bagi UMKM dari Dinas PerindagKop dan UMKM Kab Gorontalo

Selanjutnya Nelson me-Launching Rest Area dan pusat kuliner di desa Mulyonegoro dan terakhir mengunjungi stand Expo yang memamerkan berbagai produk pangan berbahan dasar jagung pulut hasil karya mahasiswa KKN MBKN UNG.

Sementara itu Guru besar IPB Sugeng Heri Suseno sangat mengapresiasi UNG yang berkolaborasi dengan pemda dan ini adalah terobosan penelitian yang berhasil karena telah menerapkan inovasi, replikasi dan insyaAllah berkelanjutan.

semoga program ini memberikan dampak yang nyata kepada masyarakat dalam meningkat ekonomi dan berkontribusi pada ketahanan pangan (J)

Ditulis olehPangannews.id

pangannews

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal