Pangannews.id - Wakil Bupati Pasuruan, Jawa Timur, Mujib Imron meminta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian untuk mengembangkan potensi tanaman Jagung di wilayahnya.
Hal tersebut ia sampaikan saat memberikan paparan pada kegiatan Pelatihan Olahan Jagung yang digelar di Balai Desa Rejosari, Kecamatan Kraton..
Mujib menyebut, produksi Jagung yang tinggi di Kabupaten Pasuruan harus disambut baik oleh Pemkab Pasuruan dengan cara membantu dan memfasilitasi pemasarannya.
"Jadi Pak Kades mungkin bisa terus bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan untuk tindaklanjutnya," kata Mujib, Senin 20 Maret 2023.
Sehingga, lanjut dia, para petani bisa terbantu dan tercegah dari inflasi yang dikabarkan akan terjadi dalam dekat ini.
"Petani bisa dibantu pemasaran produk olahan makanan berbahan dasar Jagung, misalnya. Atau untuk meningkatkan keunggulan produk. Begitu juga komoditas lainnya. Ini memang untuk menghindari inflasi," papar dia.
Di tempat yang sama, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pasuruan, Ummu Latifah menyebutkan pelatihan itu juga sekaligus memberikan ilmu dan cara mengolah Jagung menjadi produk olahan bernilai ekonomi tinggi.
"Sehingga dapat meningkatkan nilai guna Jagung, memperpanjang umur simpan dan berpotensi memberikan kontribusi peningkatan pendapatan kepada Kelompok Tani di Kabupaten Pasuruan," papar dia.
Diketahui, produksi Jagung di Kabupaten Pasuruan mencapai 395.083 ton dengan produktivitas 65,33 kw/ha dan luas panen 61.653 hektar. Hal itu juga yang melatarbelakangi diadakannya kegiatan Pelatihan Olahan Jagung. Dengan demikian akan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan ekonomi para petani Jagung. (*)
Penulis: Egi Abdul Mughni
Editor: R Muttaqien


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.