Pangannews.id - Sebanyak 500 kelompok tani (poktan) mendapatkan pembinaan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, Papua melalui Dinas Pertanian dan Hortikultura (DPH).
Kepala Dinas Pertanian dan Hortikultura Jayapura, David A. Zakaria menyebut, pembinaan itu dilakukan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan menjaga ketahanan pangan daerah.
"Ke 500 petani lokal tersebut terbagi dalam kelompok sayur, buah dan umbi-umbian," kata David, Selasa 12 Maret 2023.
Kata David, pertanian merupakan sektor yang tidak bisa dilupakan oleh masyarakat Jayapura. Sebab, kata dia, pertanian sebagai penunjang pertumbuhan perekonomian keluarga dan juga daerah. Oleh karenanya, pemerintah melakukan pembinaan bagi petani supaya mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi.
Namun, ia mengaku, ada perkembangan yang signifikan dari petani di Jayapura itu. Sebab, meskipun dengan bantuan seadanya dari pemerintah, para petani masih mampu berproduksi maksimal.
“Tidak semua kelompok tadi dapat kami bantu secara utuh karena keterbatasan anggaran dan jumlah petani yang banyak,” ungkap dia.
Dia menjelaskan untuk saat ini, Pemkab Jayapura membantu berupa alat pertanian dan pupuk bagi kelompok-kelompok tani yang tersebar di 19 distrik daerah tersebut.
“Selama ini Distrik Airu belum ada kelompok tani, karena jarak yang sangat jauh dari pusat pemerintahan, tetapi pada 2023 ini kami merangkul mereka dan terbentuk tiga kelompok tani baru disana,” papar dia..
Dia menambahkan untuk kelompok tani sayur-sayuran pihaknya memberi bantuan dana pembinaan sebesar Rp 290 juta, kelompok tani umbi-umbian Rp 600 juta dan kelompok tani buah-buahan Rp 360 juta.
“Kami berharap ada dukungan dana pembinaan bagi para kelompok tani sehingga mereka dapat meningkatkan produktivitas pertanian Kabupaten Jayapura,” tutup David.
Penulis : Ajat Nicko
Editor: R Muttaqien


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.