PanganNews.id, Surabaya - Deputi III Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Andriko Noto Susanto melakukan kunjungan kerja ke Gudang Bulog Kantor Cabang Surabaya Utara, pada Rabu 29 Maret 2023.
Kunjungan itu dilakukan dalam rangka memastikan kesiapan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk penyaluran bantuan pangan dan kegiatan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
Dalam kesempatan tersebut, Andriko yang hadir didampingi Pemimpin Wilayah Bulog Jawa Timur Ermin Tora memeriksa ketersediaan beras Bulog untuk program bantuan pangan yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
Seperti yang telah diinformasikan sebelumnya, pemerintah segera menggelontorkan bantuan beras untuk 21,353 juta masyarakat berpendapatan rendah.
Bantuan pangan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Joko Widodo dalam rangka menjaga stabilitas pangan dan menekan lonjakan inflasi.
Bulog sendiri diinformasikan telah mendapat penugasan untuk menyalurkan bantuan pangan tersebut berupa paket 10 kilogram beras selama tiga bulan, dari Maret hingga Mei 2023.
"Tidak hanya kesiapan dari sisi kuantitas, Andriko juga mengecek kualitas beras untuk bantuan pangan tersebut dengan memeriksa kadar air, kandungan butir patahan, dan butir menir," kata Andriko dilansir badanpangan.go.id.
Menurutnya Andriko, berdasarkan pengecekan bersama, kualitas beras dalam kondisi baik dan telah siap diedarkan kepada masyarakat luas.
Selanjutnya sejalan dengan arahan kepala NFA, ia menegaskan, agar kualitas tetap menjadi hal yang harus diprioritaskan dalam mempersiapkan beras untuk bantuan pangan, sehingga masyarakat penerima manfaat mendapatkan beras yang berkualitas baik.
"Dengan begitu masyarakat juga akan semakin yakin dengan mutu produk Bulog," tambah Andriko.
Andriko juga mengecek ketersediaan stok beras untuk program SPHP yang tersedia di Gudang Bulog tersebut. Ia berpesan agar penyaluran dan pelaksanaan SPHP dilakukan dengan optimal dan terukur.
Sementara itu, Pemimpin Wilayah Bulog Jawa Timur Ermin Tora mengatakan, Bulog Kanwil Jawa Timur sudah menyiapkan beras bantuan pangan sebanyak 30 ribu ton.
“Dari rencana 34 ribu ton saat ini sudah siap 30 ribu ton. Dari jumlah tersebut ada yang masih dalam proses pengemasan ada juga yang sudah dikemas dan siap diedarkan untuk bantuan kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, selain 30 ribu ton tersebut, sejumlah 1.400 ton beras yang di kirim untuk pemenuhan pangan di NTT juga berasal dari Gudang Bulog kantor Cabang Surabaya Utara.
“Kami pastikan beras tersebut bersumber dari pengadaan beras dalam negeri,” pungkas dia.
Penulis: Ajat Nicko
Editor: R Muttaqien


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.