PanganNews.id, Tulangbawang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang mengajak warganya untuk membuat Jamu Sehat Tanaman (JST).
Hal tersebut dilakukan untuk mengganti pemakaian pupuk kimia dan menjaga kesuburan tanah akibat berlebihnya penggunaan pupuk kimia.
Kepala BPP Kecamatan Rawajitu Timur, Heri Dwiono mengaku, pupuk merupakan kunci dari tingginya produksi tanaman.
Sehingga, Tak heran keberadaannya sangat dicari meskipun langka dan harga yang melambung tinggi.
Sebab itu, pihaknya mengajak kelompok-kelompok tani untuk mulai menggencarkan pembuatan JST yang dinilai mampu menekan angka produksi dan membuat tanah subur.
"Komposisi jamu sehat tanaman ini terdiri dari bahan yang murah dan mudah didapatkan di lingkungan sekitar diantaranya buah maja, daun kelor, labu, umbi teki, air cucian beras (leri), dedak, kedelai, air kelapa, tepung beras, susu bubuk dan biang mikroba," kata dia dikutip dari tulangbawangkab.go.id, Rabu 3 Mei 2023.
Bahan-bahan tersebut, lanjut dia, diolah lalu ditempatkan dalam wadah drum plastik dengan kapasitas 150 liter dan ditutup rapat kemudian disimpan di tempat sejuk dan terhindar dari paparan sinar matahari langsung selama 21 – 28 hari.
Heri menjelaskan bahwa hasil dari JST tersebut dapat digunakan sebagai biang untuk pembuatan pestisida nabati (Pesnab), pupuk kompos, dan lainnya.
Selain itu, jika JST diaplikasikan langsung ke tanaman akan membuat tanaman lebih subur dan jumlah anakan menjadi banyak serta menambah jumlah mikroba di dalam tanah.
"Aroma tajam yang dikeluarkan oleh JST secara alami akan mengusir berbagai organisme pengganggu tanaman (OPT). selain itu, JST memberikan dampak positif terhadap lingkungan yang lebih asri dan lestari," tutup dia. (Egi)


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.