PanganNews.id, Ciamis- Pemerintah Desa dan Pemerintah Kecamatan Rancah di Kabupaten Ciamis meluncurkan program Anjani Merakit Gamis. Program ini mengajarkan anak-anak usia dini bertani dengan tujuan mendorong pertanian di daerah tersebut.
Anak-anak dari 13 desa di Kecamatan Rancah dilatih menanam padi di sawah bengkok yang dimiliki oleh desa. Mereka belajar proses penanaman, perawatan, hingga panen. Hasil panen kemudian dilombakan, dan anak-anak terbaik akan mendapatkan penghargaan.
Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, meresmikan program Anjani Merakit Gamis tersebut di Desa Janggalaharja pada 19 Mei 2023.
Tujuan program ini adalah menciptakan lapangan kerja di bidang pertanian, sehingga anak-anak setelah lulus sekolah dapat mengelola lahan sawah di daerah tersebut daripada pergi bekerja di luar daerah.
Camat Rancah, Agus Susilo, menjelaskan bahwa program ini bermula dari banyaknya lahan sawah di Rancah yang tidak dimanfaatkan. Potensi alam dan air di daerah tersebut sangat melimpah.
Pemerintah Kecamatan Rancah bekerja sama dengan Apdesi (Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia) untuk menciptakan program yang mengajarkan anak-anak bertani sejak dini. Program ini bertujuan untuk mengatasi masalah kurangnya petani generasi muda.
Setiap desa di Rancah menyediakan lahan sawah bengkok yang akan digunakan untuk latihan menanam padi bagi anak-anak. Luas lahan disesuaikan dengan masing-masing desa, antara 100 hingga 300 batang.
Dalam program ini, diharapkan anak-anak dapat belajar dengan tanggung jawab dan kesabaran yang penuh sehingga termotivasi untuk menjadi petani. Dengan adanya lapangan pekerjaan di bidang pertanian, anak-anak tidak perlu mencari pekerjaan di kota setelah menyelesaikan sekolah.
Pemerintah Kecamatan Rancah juga akan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Ciamis, sehingga materi pertanian akan dimasukkan dalam kurikulum lokal dan dilakukan praktek dalam pembelajaran.
Hal ini melibatkan anak-anak dalam proses menanam, merawat, memberi pupuk, dan panen. Reward akan disediakan sebagai motivasi bagi mereka. (nicko)


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.