PanganNews.id, Bangkatengah - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah menargetkan 100 hektare kelapa sawit dilakukan percepatan Peremajaan Kelapa Sawit Pekebun (PKSP).
"Kita di Bangka Tengah mendapatkan alokasi target peremajaan sebanyak 100 hektare untuk tahun 2023 dan direalisasikan sampai November 2023,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Bangka Tengah, Dian Akbarini, Kamis 25 Mei 2023.
Menurut dia, PKSP itu dibahas dalam kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Santika, Kecamatan Pangkalanbaru.
Sosialisasi tersebut, lanjut Dian, merupakan pelaksanaan dari Perjanjian Swakelola Dana Peremajaan Sawit antara Dirjen Perkebunan Kementrian Pertanian RI dengan DPKP Bangka Tengah yang ditandatangani Maret 2023.
Menurut Dian, wilayah potensi di Bangka Tengah yang mendapatkan program PKSP ini tersebar di beberapa desa, di dua kecamatan yakni Kecamatan Simpang Katis dan Sungaiselan.
“Kami berharap dengan sosialisasi ini produktivitas dari perkebunan kelapa sawit yang ada di Bangka Tengah dapat meningkat,” tutur Dian.
Sementara, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka Tengah, Wahyu Nurrakhman mengatakan, perkebunan kelapa sawit merupakan salah satu komoditas andalan yang mampu meningkatkan kesejahteraan para pekebun.
“Hari ini kita melaksanakan sosialisasi PKSP ini sebagai upaya kita di Bateng untuk peningkatan produktivitas kelapa sawit agar ekonomi para pekebun meningkat,” ujarnya.
Dia juga memastikan bahwa Pemkab Bangka Tengah akan terus bersinergi dengan pihak terkait dalam mendukung upaya pelaksanaan program PKSP di Kabupaten Bangka Tengah.
“Saat panen nanti para pekebun akan merasakan manfaatnya, apalagi hasil dari panen kebun yang mengikuti program peremajaan ini nantinya akan diolah serta dimitrakan dengan beberapa perusahaan pengolahan yang resmi,” kata Wahyu. (egi)


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.