PanganNews.id, Bantaeng - Founder PT. Tiran Andi Amran Sulaiman ingin menjadikan Kabupaten Bantaeng sebagai sentra jagung demi meningkatkan ekonomi para petani.
“Jangan rugikan petani. Beri keuntungan ke petani, pasti jalan,” kata Andi Amran dikutip dari fajar.co.id, Minggu 28 Mei 2023.
Tak hanya keinginan yang kuat, tapi juga Andi Amran yakin Bantaeng bisa menjadi sentra jagung karena bupatinya masih muda.
“Kami siap membangun pabrik jagung di Bantaeng asal petani mampu memproduksi jagung yang akan diserap pabrik," papar dia.
Menteri Pertanian RI Kabinet Kerja Jokowi -JK periode 2014-2019 ini mengatakan, saat ini pihaknya tengah membangun ekosistem bisnis. Ekosistem jagung ini nantinya akan membuat petani tidak merugi setelah panen.
“Contoh, hulunya tanam jagung, pengeringan kita yang punya, kemudian processing, kemudian diproses menjadi pakan, setelah jadi pakan dan kita yang punya ternak,” katanya.
Dengan model sistem seperti itu, kata dia, petani tidak akan dirugikan. Kalau petani rugi membuat pertanian terhenti dan industri juga berhenti.
“Kami mencoba membangun ekosistem bisnis dari hulu ke hilir. Pabriknya sudah ada, sementara kita bangun lagi satu dengan kapasitas 400 ton perhari,” ungkapnya.
“Perbulannya bisa 12 ribu sampai 50 ribu ton. Ini kapasitas besar, kami sudah tanda tangan kontrak enam bulan sudah bisa giling dan yang satunya sudah berjalan proses penggilingannya. Kalau jagungnya ada dan cukup kalau perlu kita bangun pabriknya di Bantaeng,” tutup dia. (Egi)


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.