Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Jelang Idul Adha, Harga Hewan Kurban di Boyolali Meroket

Bagikan
Hewan kurban di Boyolali mengalami kenaikan harga. (Ilustrasi)
Hewan kurban di Boyolali mengalami kenaikan harga. (Ilustrasi)

PanganNews.id, Boyolali - Harga jual sapi dan kambing di Boyolali mengalami kenaikan menjelang Idul Adha 2023.

Menurut peternak sapi dari Kakung Farm, Drajat Tri Wibowo, sapi jenis Friesian Holstein (FH) saat ini dijual dengan harga antara Rp17 juta-Rp22 juta per ekor.

Biasanya, selisih harga sapi sejenis sekitar Rp1 juta.

Namun, untuk sapi kelas pejabat yang memiliki berat antara 700 kilogram sampai satu ton, harga menjelang Idul Adha mencapai Rp40 juta per ekor untuk sapi berat 700 kilogram, dan Rp125 juta per ekor untuk sapi berat satu ton.

"Sapi pejabat merujuk pada jenis sapi yang dibeli oleh pejabat, seperti simmental, PO, dan limosin. Harga normal untuk sapi pejabat adalah sekitar Rp55.000 per kilogram, sehingga sapi berat satu ton biasanya dijual seharga Rp55 juta per ekor," ujar Drajat.

Selain itu, Drajat juga menjelaskan, menjelang Idul Adha, harga sapi meningkat menjadi Rp125 juta per ekor. Hal ini dikarenakan kesulitan dalam mencari jenis sapi tersebut, terutama setelah adanya kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) yang membuat sapi menjadi langka.

Sementara itu, harga kambing dengan tinggi satu meter saat ini berkisar antara Rp2,5 juta-Rp3,5 juta per ekor. Harga normal untuk kambing tersebut adalah sekitar Rp1,7 juta per ekor.

Drajat memprediksi bahwa harga kambing akan terus naik menjelang Iduladha dan kemungkinan bisa mencapai Rp5 juta per ekor. Hal ini disebabkan oleh kelangkaan stok barang.

Untuk pembeli sapi dan kambingnya berasal dari beberapa tempat, seperti Pasar Hewan Jelok, Purworejo, Banyumas, dan daerah-daerah lain di sekitar Boyolali," pungkasnya.

Penulis: Ajat Nicko
Editor : R Muttaqien

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal