PanganNews.id, Bandung - anggora Komisi XI DPR-RI, Siti Mufattahah mengklaim bahwa Program Petani Milenial Provinsi Jawa Barat mampu memodernisasi sektor pertanian.
"Program ini dapat menciptakan pertanian maju, mandiri dan modern dalam mendorong produktivitas pangan dan meraih ketahanan pangan di Jawa Barat,” kata Siti, Selasa 20 Juni 2023.
Ia mencatat, hingga saat ini terdapat 5.000 petani milenial aktif di sektor pertanian hortikultura, petani beras, peternakan dan perikanan. Program ini turut didukung oleh pendanaan APBD Provinsi Jawa Barat dan kesiapan lahan pertanian seluas 100,52 hektare.
Sementara, berbagai teknologi dan digitalisasi yang telah diimplementasikan, di antaranya adalah automatic smart feeder, fish finder, sistem irigasi mikro hingga green house. Atas inovasi tersebut.
Melalui program Petani Milenial, lanjut dia, TPID Provinsi Jawa Barat berhasil meraih penghargaan TPID Terbaik Provinsi pada gelaran Rakornas Pengendalian Inflasi Daerah 2022.
“Program Petani Milenial tersebut juga memiliki andil dalam pencapaian outcome capaian inflasi Jawa Barat 2021 yang rendah dan stabil sebesar 1,69 persen (yoy),” jelas Siti.
Karenanya, Politisi Demokrat ini berharap Pemprov Jawa Barat lebih serius dan maksimal lagi menjalankan program Petani Milenial tersebut untuk mencapai hasil sesuai tujuan.
"Program ini merupakan sebuah terobosan untuk menciptakan pertanian yang maju, mandiri dan modern guna mendorong produktivitas pangan. Sehingga diharapkan bisa secara maksimal mendapatkan hasilnya," tandas Siti.
Penulis: Egi Abdul Mugni
Editor: R Muttaqien


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.