PanganNews.id, Jawa Timur - Misi dagang dan investasi yang dimulai oleh Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, dan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bertujuan untuk mempererat hubungan antara kedua provinsi tersebut.
Dalam upaya tersebut Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyatakan, terdapat empat sektor utama yang menjadi fokus, yaitu pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan.
MoU kerjasama ini merupakan langkah awal untuk mengintensifkan hubungan antara Provinsi Bengkulu dan Jawa Timur, kata Khofifah sapaan akrabnya.
"Nota kesepahaman ini akan ditindaklanjuti dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh 13 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), 8 Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dan 5 Asosiasi dari kedua provinsi," jelas Khofifah, di Ruang Garuda, Gedung Balai Raya Balai Raya Semarak, Bengkulu, Minggu 2 Juli 2023 lalu.
Namun penandatanganan PKS tersebut direncanakan akan dilaksanakan pada Senin, 3 Juli 2023.
Masih kata Khofifah, sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan, terdapat potensi besar untuk membangun kemitraan antara kedua provinsi.
Melalui kerjasama ini, diharapkan akan tercipta manfaat yang positif bagi kedua belah pihak.
"Semoga langkah ini dapat berhasil dan memberikan dampak yang baik bagi pembangunan kedua provinsi tersebut," harap Khofifah.
Penulis: Ajat Nicko
Editor: R Muttaqien


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.