Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Keluarga Muda di Jateng Diminta Ajak Anak-anak Konsumsi Makanan Sehat

Bagikan
Atikoh Ganjar Pranowo berdialog dengan Hasto Wardoyo dalam acara "Diagnosa" Rabu 26 Juli 2023. (jatengprov.go.id)
Atikoh Ganjar Pranowo berdialog dengan Hasto Wardoyo dalam acara "Diagnosa" Rabu 26 Juli 2023. (jatengprov.go.id)

PanganNews.id, Tegal - Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Tengah, Atikoh Ganjar Pranowo, bertemu dengan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN RI), Hasto Wardoyo, dalam sebuah podcast bertajuk "Diagnosa" (Dialog Ringan Obrolan Santai) di Jati Kopi, Slawi, Kabupaten Tegal, Rabu 26 Juli 2023.

Dalam podcast tersebut, Atikoh mengajak keluarga muda di Jawa Tengah untuk menjadi contoh bagi anak-anak dalam mengonsumsi makanan sehat dengan membangun pola makan bersama dan mengembangkan komunikasi berkualitas.

Menurut Atikoh, dengan mengembangkan kebiasaan makan bersama, anak-anak akan mendapatkan gizi berimbang dan menghindari konsumsi makanan tidak sehat (junk food).

"Selain itu, makan bersama juga berfungsi sebagai kesempatan untuk berkomunikasi secara efektif antara anggota keluarga," paparnya.

Atikoh menekankan bahwa sejak kecil, anak-anak biasanya mengamati, melihat, dan meniru gaya hidup sehat dari orang tua mereka. Oleh karena itu, penting untuk memberikan edukasi mengenai makanan yang sehat kepada anak-anak.

Selain mengajak kembali ke kebiasaan makan bersama, Atikoh juga mendorong keluarga muda untuk meningkatkan praktik pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara eksklusif. Menurutnya, ASI merupakan asupan berkualitas dan mudah dicerna bagi bayi.

Data dari BKKBN RI menunjukkan bahwa pemberian ASI eksklusif di Indonesia saat itu sekitar 62 persen.

"Artinya, masih ada sekitar 40 persen bayi yang tidak menerima manfaat dari ASI, yang merupakan makanan super untuk bayi," jelasnya.

Sementara Hasto Wardoyo mendukung pendapat Atikoh mengenai pentingnya pemberian ASI eksklusif untuk mencegah stunting.

Ia menyatakan bahwa pemberian ASI harus dilakukan tanpa jeda, artinya bayi harus diberi ASI ketika menangis.

Hasto juga menyatakan bahwa kebiasaan makan bersama keluarga bermanfaat untuk melatih kesehatan jiwa keluarga. Di meja makan, anggota keluarga dapat berkomunikasi dan berbagi tentang hambatan yang dialami sepanjang hari.

Selain itu, Hasto juga menekankan bahwa sebagai orang tua, penting untuk mampu menggunakan komunikasi dan pola asuh yang sesuai dengan zaman. Ia menyarankan agar orang tua berusaha untuk sejajar dengan anak-anak dan menggunakan bahasa yang sesuai dengan mereka agar komunikasi bisa lebih efektif.

Atikoh dan Hasto sepakat untuk menjalin kerja sama melalui Bina Keluarga Balita dan Bina Keluarga Remaja antara BKKBN dan TP PKK Jateng.

Melalui kerja sama ini, diharapkan dapat lebih mengedukasi orang tua mengenai pentingnya komunikasi efektif dan edukasi gizi keluarga guna menciptakan keluarga yang berkualitas dalam menghadapi perkembangan zaman.

Penulis: Ajat Nicko
Editor: R Muttaqien

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal