Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Melihat Sulitnya Budidaya Bawang Putih di Tabalong, Ini Saran Ahli

Bagikan
Ilustrasi budidaya bawang putih di Tabalong  (Tribunnews)
Ilustrasi budidaya bawang putih di Tabalong (Tribunnews)

PanganNews.id, Tabalong - Pada tahun 2015, sejumlah petani di Kabupaten Tabalong menerima bantuan bibit bawang putih dengan harapan budidaya tanaman ini bisa berkembang di daerah tersebut.

Namun, seiring berjalannya waktu, budidaya bawang putih di Tabalong tidak bertahan, dan terakhir kali tanaman tersebut ditanam pada tahun 2016.

Menurut Analis Pasar Pertanian Dinas Pertanian Tabalong, Sri Astuti, petani di kabupaten ini sudah cukup lama tidak menanam bawang putih lagi karena keberhasilannya kecil.

Budidaya bawang putih di Tabalong menjadi sulit karena tanaman ini sebenarnya lebih cocok dikembangkan di dataran tinggi, sedangkan Tabalong memiliki dataran yang tidak terlalu tinggi.

Akibatnya, petani bawang putih di Tabalong berubah haluan dan beralih menanam holtikultura sayuran, terutama cabai dan bawang merah.

"Kabupaten Tabalong juga lebih mengenalkan produk cabai tiung dan telah melakukan pengiriman hingga pasar nasional," kata Sri sapaan akrabnya, 30 Juli 2023.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Syamsir Rahman, mengakui bahwa budidaya bawang putih sulit dikembangkan di Kalimantan Selatan (Kalsel) karena kondisi tanah yang kurang subur.

Bawang putih lebih sesuai ditanam di dataran tinggi dengan iklim dingin.

Hingga saat ini, Kalsel masih bergantung pada pasokan bawang putih dari daerah luar, seperti Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Meski begitu, Syamsir menyatakan bahwa pemenuhan kebutuhan bawang putih di Kalsel secara umum mencukupi, meskipun ada ketergantungan pada pasokan dari luar provinsi, termasuk Jawa.

Penulis: Ajat Nicko
Editor: R Muttaqien

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal