PanganNews.id, Sukabumi- Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi bekerja sama dengan Kelompok Tani Seroja Kecamatan Cibeureum melaksanakan panen padi IP400 beberapa waktu lalu.
Panen yang dilakukan di Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) kelompok tani tersebut, dihadiri pula diantaranya oleh Wali Kota, Achmad Fahmi, dan Ketua TP – PKK, Fitri Hayati.
Wali Kota dalam sambutannya menyampaikan bahwa terdapat dua hal yang dilakukan oleh Pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan yakni selektif memberikan perizinan bagi pihak yang akan membangun berbagai infrastruktur agar alih fungsi lahan dapat dikendalikan.
Kemudian penerapan IP400 yang merupakan inovasi dalam cara menanam padi sehingga panen bisa dilakukan hingga empat kali dalam setahun.
“ini merupakan salah satu inovasi bagaimana menjaga ketahanan pangan yang sekarang harus betul – betul kita waspadai. Mudah – mudahan dengan IP400 mampu menjadi solusi agar ketahanan pangan diwilayah Kota Sukabumi, tetap terjaga dengan baik," ucapnya.
Sedangkan Kepala DKP3, Adrian Hariadi, yang diwawancarai usai mendampingi Wali Kota dalam kegiatan penanaman bawang merah di Kelurahan Limusnunggal pada hari yang sama, menyebutkan panen padi IP 400 diawali dengan pemberian bantuan sebanyak 3.175 kilogram bibit padi dari Kementerian Pertanian untuk lahan pertanian seluas 127 hektar di Kota Sukabumi pada tahun 2022.
Dijelaskan lebih lanjut selain Kelompok Tani Seroja, penanaman dilakukan pula oleh delapan kelompok tani lainnya yang tersebar di empat kecamatan seperti Warudoyong dan Baros.
“Untuk IP400 kita mendapatkan bantuan Kementerian Pertanian melalui pemerintah provinsi untuk seluas 127 hektar dan bibit sebanyak 3.175 kilogram. Panen tadi seluas 1,2 hektar dan selain di Kelompok Tani Seroja tersebar di 9 Kelompok Tani," jelasnya.
Penulis: Ajat Nicko
Editor: R Muttaqien


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.