Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Dilanda Kekeringan, Ratusan Petani di Bali Ajukan Bantuan

Bagikan
Ilustrasi kekeringan pada lahan pertanian (Unair)
Ilustrasi kekeringan pada lahan pertanian (Unair)

PanganNews.id, Bali  - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Badung mencatat ada seluas 266 hektare lahan tani di Subak Penarungan, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, Badung mengalami kekeringan akibat jebolnya terowongan air di Tukad Yeh Penet sejak awal bulan Agustus 2023 lalu. 

Pekaseh Subak Penarungan, I Made Suka BPBD Kabupaten Badung meminta para petani untuk mengajukan proposal untuk pemulihan lahan pertanian mereka yang gagal panen akibat kekeringan.

“Sudah kita laksanakan dan kami buat sampai saat ini. Karena petani di Subak Penarungan itu berjumlah 483 orang atau pemilik, sehingga proposal kurang lebih mendekati angka itu,” tutur dia, kemarin 3 September 2023. 

Sebanyak 74 proposal sudah disetor ke BPBD Badung pada Jumat 1 September 2023 lalu.

Sementara sejumlah 53 proposal akan disetor hari ini.  53 proposal sedang proses tanda tangan dari Camat Mengwi; 73 proposal akan proses tanda tangan dari Kepala Desa Penarungan; dan sekitar 200-an sisanya masih diproses oleh pemohon subak dan Kepala Desa Penarungan.

Sehingga paling tidak pada Kamis (7/9/2023) mendatang sudah bisa disetor ke Kantor BPBD Badung.

Adapun besaran pengajuan mengacu pada luas garapan dari masing-masing petani.

Ia pun membenarkan pernyataan Kepala BPBD Badung bahwa maksimal masing-masing petani bisa mengajukan Rp100 juta, karena sesuai dengan peraturan, proposal ini dikategorikan untuk pemulihan ekonomi.

"Sehingga, korban atau masyarakat boleh mengajukan atau bisa mengajukan dengan nilai nominal maksimal Rp100 juta, tergantung kerugian setelah diverifikasi. (Besarannya, red) berbeda-beda tergantung luas dan keadaan fisik lapangan,” jelasnya.

Penulis : Egi Abdul Mugni 
Editor : R Muttaqien

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal