Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Jaga Kelestarian Laut di Bali, Mahasiswa IPB University Edukasi Bahaya Mikroplastik

Bagikan
Ilustrasi mikroplastik yang mengganggu pencemaran air laut (Aliansi Zero Waste Indonesia)
Ilustrasi mikroplastik yang mengganggu pencemaran air laut (Aliansi Zero Waste Indonesia)

PanganNews.id, Bali - Mahasiswa Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan (ITK), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB University memberikan edukasi dan sosialisasi mikroplastik di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Satu Atap 1 Gerokgak, Buleleng, Bali. 

Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian Ekspedisi Himiteka VIII itu sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian laut.

"Edukasi tentang mikroplastik sangat penting karena menjadi masalah di seluruh wilayah pesisir dan laut Indonesia. Melalui edukasi mikroplastik ini, kami berharap dapat menjadi manfaat bagi siswa-siswi SMPN Satu Atap 1 Gerokgak agar lebih menyadari salah satu masalah yang terjadi di laut kita," ungkap Mirandika Idris, Ketua Himpunan Mahasiswa Ilmu dan Teknologi Kelautan (Himiteka) IPB University dalam keterangan tertulisnya, Senin 4 September 2023.

Dalam sesi edukasi tersebut, mahasiswa menyampaikan informasi mengenai asal muasal mikroplastik, jenis-jenis mikroplastik, dampak negatifnya terhadap ekosistem laut dan aksi kampanye mengurangi penggunaan plastik. 

Penyampaian ini dikemas secara menarik melalui sebuah cerita bertajuk ‘Miko si Mikroplastik’ yang digagas oleh Asa Konservasi agar dapat lebih dipahami oleh para siswa.

Selain itu, siswa SMPN Satu Atap 1 Gerokgak juga diberikan pengalaman untuk mengenali jenis mikroplastik secara langsung menggunakan mikroskop digital. Berbekal sampel mikroplastik dan mikroskop USB digital, para siswa diajak untuk dapat langsung mengamati sampel mikroplastik yang sering ditemukan di laut.

“Sesi terakhir kegiatan edukasi dilakukan dengan pengerjaan modul yang diberikan kepada para siswa untuk menguji pengetahuan siswa-siswi SMP terhadap sampah mikroplastik. Pengerjaan modul dilakukan dalam kelompok, di mana satu kelompok diberikan satu modul untuk dikerjakan bersama," jelas Mirandika Idris.

Tak hanya itu, siswa-siswi juga diajak berperan aktif dalam kegiatan tersebut dengan bernyanyi dan bermain teka-teki. Mahasiswa juga memberikan hadiah kepada para siswa yang aktif dan benar dalam menjawab pertanyaan.

Sementara Martha, salah satu guru di SMPN Satu Atap 1 Gerokgak, berharap besar agar kegiatan ini dapat mendorong perubahan perilaku dalam menghadapi tantangan lingkungan, khususnya masalah mikroplastik.

"Kami sangat berterima kasih kepada kakak-kakak atas edukasi yang telah disampaikan kepada siswa-siswi kami. Dengan pendidikan yang tepat seperti edukasi mikroplastik ini, generasi muda akan menjadi agen perubahan masa depan yang hebat dalam mendukung upaya menjaga kelestarian laut," tuturnya. 

Penulis : Egi Abdul Mugni 
Editor : R Muttaqien

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal