Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Pemkab Lamongan Beri Pelatihan demi Regenerasi Petani

Bagikan
Lamongan memiliki potensi pertanian dan peternakan, bahkan berpredikat sebagai lumbung pangan (Humas Lamongan)
Lamongan memiliki potensi pertanian dan peternakan, bahkan berpredikat sebagai lumbung pangan (Humas Lamongan)

PanganNews.id, Lamongan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan memberikan pelatihan pertanian kepada para milenial untuk meregenerasi para petani. 

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Lamongan melakukan pelatihan untuk memaksimalkan potensi pertanian dan peternakan di wilayahnya. 

"Regenerasi petani sangatlah penting, maka dari itu sumber daya petani yang berkualitas harus kita bentuk sejak dini. Karena kompetensi merekalah yang akan menentukan berkembangnya potensi pertanian Lamongan," tutur Kepala DKPP Kabupaten Lamongan, Mohammad Wahyudi, di kantornya, Selasa 26 September 2023. 

Upaya yang dilakukan, kata dia, salah satunya ialah mengimplementasikan program dari Kementerian Pertanian.

Yakni Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya atau P4S. P4S merupakan kelembagaan pelatihan dengan metode permagangan pertanian dan perdesaan yang didirikan, dimiliki dan dikelola oleh pelaku utama dan pelaku usaha secara swadaya baik perorangan maupun kelompok. 

"DKPP Lamongan sejak 2022 telah aktif mendampingi berlangsungnya program P4S dan tahun depan akan disusun program petani milenial," papar dia. 

Sementara, anggota P4S Kecamatan Solokuro, Kurniawan Adi menyebut pelatihan itu merupakan bentuk kontribusi Pemerintah dalam mengembangkan SDM di Kabupaten Lamongan.

"Tujuan kita ialah membentuk pertanian dengan konsep holistik antara pembangunan tani, ternak, dan sumber daya manusia," tutur dia. 

Diterangkan oleh peternak muda asal Solokuro ini, bahwa hingga kini sudah ada 50 petani yang bergabung dalam P4S. Dengan mayoritas anggota dari kalangan milenial. Dalam pertemuan rutin setiap satu bulan sekali, P4S Solokuro telah menghasilkan inovasi kebun melon, pupuk kompos, pupuk cair, dan beberapa pelatihan tana ternak lainnya.

"Kita fokuskan untuk menyusun materi per bidangnya, agar pelatihan dapat rutin dilaksanakan. Sehingga inovasi semakin beragam yang kamu hasilkan," terangnya.

Penulis : Egi Abdul Mugni 
Editor : R Muttaqien

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal