PanganNews.id, Bogor - Pangan merupakan kebutuhan dasar bagi manusia, yang harus dipenuhi setiap saat dan mempunyai peran yang vital bagi kehidupan suatu bangsa.
Pemerintah Desa (Pemdes) Karehkel telah menjadikan ketahanan pangan sebagai prioritas utama untuk tahun 2023, dengan fokus pada program peningkatan ketersediaan, akses, serta kualitas konsumsi pangan.
Menyikapi hal ini, Kepala Desa Karehkel, Odi Marwan, dalam pernyataannya pada tanggal 12 Oktober 2023, menjelaskan bahwa kebijakan fiskal yang diambil Pemerintah melalui APBN 2023 dalam Percepatan Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural.
"Juga memasukkan ketahanan pangan sebagai agenda prioritas pembangunan serta mendorong pertumbuhan ekonomi," jelas Odi sapaan akrabnya.
Odi Marwan melanjutkan, dalam melaksanakan Kebijakan Pemerintah, yaitu Peraturan Presiden nomor 104 tahun 2021 tentang Rincian APBN TA 2022, disebutkan bahwa Dana Desa ditentukan penggunaannya untuk program ketahanan pangan dan hewani paling sedikit 20% (dua puluh persen) untuk pengembangan potensi desa dan kawasan.
Melalui berbagai macam komoditas pangan dengan memanfaatkan lahan desa atau lahan masyarakat.
"Desa Karehkel melaksanakan ketahanan pangan dengan menanam tanaman holtikultura yang berada di wilayah Desa Karehkel dan memberikannya kepada kelompok Tani Mitra Tani. Bibit kangkung sebanyak 500 KPM, bibit padi sebanyak 450 KPM, dan bibit ikan Nila sebanyak 165 KPM telah didistribusikan di tahun anggaran 2023, khususnya di kampung Tonjong RT 02, RW 06," kata Odi Marwan.
Tujuan dari program ketahanan pangan ini adalah untuk meningkatkan penggunaan benih/bibit unggul yang bermutu dalam usaha pertanian dan perikanan tanaman pangan dan Holtikultura.
"Selain itu juga untuk meningkatkan dan mengoptimalkan lahan milik desa yang ada," tambah Odi.
Reporter: Ajat Nicko
Editor: R Muttaqien


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.