PanganNews.id, Karawang- Dalam kunjungan resmi Plt Menteri Pertanian, Arief Prasetyo Adi, para petani di sentra pertanian Karawang, Jawa Barat, mengutarakan keluh kesah mereka.
Dalam pertemuan tersebut, dua petani bernama Usep dan Dedi dari Desa Nagasari, Kecamatan Mestong, Karawang, berbicara tentang serangan tikus yang merusak hasil panen mereka sejak Agustus lalu.
Usep mengungkapkan, tikus-tikus itu datang setiap malam. Sejak kami menanam padi pada Agustus, mereka selalu memakan padi dari bawah (akarnya)," yang mengakibatkan kerugian serius bagi petani setempat," ungkap Usep, Kamis 12 Oktober 2023.
Dedi juga melaporkan, ada yang 9 hektare, ada juga yang 2 hektare.
"Kira-kira lebih dari 15 hektare mas. Ini baru juga terjadi, sebelumnya tidak ada," keluhnya.
Bupati Karawang, Ade Swara, memberikan konfirmasi terkait masalah serangan hama di Desa Nagasari dan berjanji untuk mencari solusi terbaik bersama para petani. "Persoalan hama memang ada di Nagasari, kita pikirkan bersama solusi terbaik," ujarnya.
Selain masalah tikus, kekeringan juga menjadi permasalahan serius di sektor pertanian wilayah utara dan selatan Karawang. Sebanyak 3 ribu lahan pertanian terdampak oleh masalah ini.
"Bahwa masalah ini bukan disebabkan oleh kekurangan air, melainkan lebih kepada pendangkalan tersier di sungai-sungai. Untuk mengatasinya, Dinas Pertanian dan Dinas PUPR sedang melakukan perbaikan saluran air," tutur dia.
Plt Menteri Pertanian Arief Prasetyo Adi merespons masalah ini dengan menginstruksikan Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan Suwandi untuk menangani situasi tersebut.
Ia minta Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi, untuk memberikan pendampingan pertanian yang efektif.
"Tolong siapkan semua dengan rapi sehingga pada saat masa tanam pertama November-Desember berjalan baik," pungkasnya.
Penulis: Ajat Nicko
Editor: R Muttaqien


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.