Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Bupati Bengkalis Dorong Konsumsi Pangan Lokal B2SA demi Cegah Stunting

Bagikan
Bupati Bengkalis Kasmarni ajak warga untuk konsumsi pangan lokal B2SA (Prokompim Bengkalis)
Bupati Bengkalis Kasmarni ajak warga untuk konsumsi pangan lokal B2SA (Prokompim Bengkalis)

PanganNews.id, Bengkalis - Pada sebuah acara yang diadakan beberapa waktu lalu, Bupati Bengkalis Kasmarni menyuarakan pentingnya konsumsi pangan lokal yang Beragam, Bergizi, Seimbang Serta Aman (B2SA) dalam mendukung kesehatan anak-anak sekolah dan anak usia dini.

"Melalui momentum gerakan ini, hendaknya dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, tenaga pendidik, dan juga PKK, bahwa untuk memenuhi kebutuhan gizi dan karbohidrat pada tubuh, tidak harus membeli makanan yang mahal. Namun, cukup dengan mengkonsumsi bahan pangan lokal yang B2SA," kata dia.

Bupati Kasmarni juga menekankan bahwa pangan lokal B2SA memiliki potensi untuk memberikan gizi dan karbohidrat yang cukup, sehingga mendukung hidup sehat, aktif, dan produktif.

"Saya mencatat bahwa sumber daya pangan lokal seperti jagung, umbi-umbian, sagu, pisang, dan lainnya melimpah di sekitar kita," ucapnya, Minggu 15 Oktober 2023.

Namun, ia mengingatkan bahwa pola konsumsi masyarakat masih kurang beragam, terutama pada jenis pangan dan keseimbangan gizinya.

"Terutama pada pola makan anak-anak sekarang, yang cenderung kurang suka makan sayur dan buah, namun lebih suka jajanan dari tepung-tepungan yang kurang protein, minim gizi, dan tinggi karbohidrat, sehingga sangat berdampak pada kurangnya asupan vitamin, mineral, dan protein yang sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang tubuh," ungkap Kasmarni.

Selain itu dia meminta semua pihak, termasuk lembaga pendidikan, untuk terus menyampaikan, mengenalkan, dan menganjurkan kepada anak-anak didiknya untuk mengkonsumsi pangan lokal yang sehat, bersih, beragam, dan bergizi.

Ia juga mengusulkan agar sekolah-sekolah mempertimbangkan untuk mengadakan hari-hari khusus dengan makanan sayur dan buah bagi anak didik.

"Kalau perlu, dalam seminggu itu ada satu atau dua hari edisi khusus makan sayur dan buah bagi anak didik. Jika pola konsumsi pangan B2SA, melalui pemanfaatan pangan lokal ini dapat kita penuhi, maka kedepannya kita pasti akan memiliki generasi yang sehat, kreatif, cerdas, dan berprestasi. Sehingga kita dapat membebaskan Kabupaten Bengkalis dari stunting," tambah Kasmarni.

Penulis: Ajat Nicko
Editor : R Muttaqien

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal