Prof Despal : Teknologi Presisi Jadi Kunci Pengembangan Sapi Perah Tropis di Masa Depan

Jurnalis Pangannews

Rabu, 29 November 2023 15:11 WIB

news
Prof. Dr. Despal, S.Pt., M.Sc.Agr., seorang ahli nutrisi ternak terkemuka (Pangannews.id)

PanganNews.id, Bogor - Dalam sebuah wawancara eksklusif, Prof. Dr. Despal, S.Pt., M.Sc.Agr., seorang ahli nutrisi ternak, menggarisbawahi pentingnya susu sebagai sumber nutrisi yang kaya akan protein, laktosa, lemak, vitamin, dan mineral.

"Manfaat nutrisi bagi manusia terdapat pada Alquran surat Al Mukminun ayat 21," ujarnya.

Prof. Despal juga menyoroti pentingnya sapi perah dalam industri susu global.

"Meski sapi perah menjadi 82% – 87% penghasil susu, populasi sapi perah di Indonesia saat ini hanya berkisar 0,5 juta ekor, memenuhi 20% kebutuhan nasional," tambahnya, Rabu 29 November 2023.

Menurut Prof. Despal, sejumlah faktor menghambat perkembangan sapi perah di Indonesia, termasuk terbatasnya wilayah pengembangan, permasalahan nutrisi, dan manajemen pakan yang belum tepat.

Untuk mengatasi permasalahan ini, dia menekankan penggunaan teknologi presisi sebagai solusi masa depan.

"Dalam era digital ini, teknologi presisi menjadi kunci pengembangan pertanian, termasuk sapi perah," ujarnya.

Teknologi presisi melibatkan berbagai sistem seperti automated robotic milking system, cow monitoring systems, dan precision feeding systems, yang mampu meningkatkan efisiensi penggunaan nutrien, mengatasi heat stress, serta mengelola hijauan dengan lebih tepat.

Prof. Despal menegaskan bahwa teknologi presisi membantu dalam formulasi ransum presisi, pengontrolan kualitas pakan, dan bahkan pemantauan body condition score ternak.

"Teknologi presisi juga berperan dalam meningkatkan performa reproduksi dan menurunkan prevalensi penyakit pada sapi perah," ujar dia.

Terkait sarannya untuk adopsi teknologi presisi, Prof. Despal menekankan pentingnya pendeteksian kualitas pakan dan susu secara cepat, formulasi ransum presisi menggunakan software berbasis android, serta pemantauan pemanfaatan nutrien pada ternak dengan teknologi sensor.

"Adopsi teknologi presisi pada perusahaan besar dan usaha sapi perah skala kecil akan menjadi kunci dalam pengembangan industri sapi perah di masa depan," katanya.

Dengan pandangan progresifnya tentang teknologi presisi, Prof. Despal berharap agar inovasi ini dapat menjadi pendorong utama dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi dalam industri sapi perah, mengarah pada pertumbuhan yang berkelanjutan dan lebih efisien.

Reporter: Ajat Nicko
Editor: R Muttaqien


Kolom Komentar

You must login to comment...