PanganNews.id, Cianjur - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur menyampaikan bahwa kenaikan harga pangan di wilayahnya disebabkan oleh faktor cuaca.
Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Cianjur, Budi Rahayu Thoyib menyampaikan cuaca yang cukup ekstrem tahun ini membuat sejumlah kebutuhan pangan merangkak naik, utamanya cabai merah.
"Faktor cuaca sangat dominan mempengaruhi naiknya beberapa komoditas salah satunya yaitu cabai," kata Budi, Rabu 5 Desember 2023.
Budi menjelaskan, karena saat musim kemarau kurang pasokan air, produksi cabai cenderung menurun. Saat hujan, cabai lebih cepat mengalami pembusukan.
"Faktor inilah yang pada akhirnya membuat kebutuhan banyak sedangkan persediaan sedikit," jelas Budi.
Sementara upaya pengendalian diusahakan melalui TPID, salah satunya melakukan berkoordinasi dengan para petani di setiap gabungan kelompok tani (Gapoktan) maupun dengan elemen lain.
"Mudah-mudahan berbagai upaya yang dilakukan bisa mengendalikan harga di lapangan," papar dia.
Budi menambahkan, selain cuaca, faktor naiknya harga beberapa komoditas, juga dipicu panjangnya mata rantai distribusi. Upaya pendekatan komunikasi dilakukan dengan para asosiasi yang menaungi berbagai pelaku usaha di sektor masing-masing.
"Kami minta bantuannya agar jalur distribusi bisa lebih diperpendek, sehingga harga bisa lebih ditekan," pungkas Budi.
Penulis : Egi Abdul Mugni
Editor: R Muttaqien


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.