PanganNews.id, Bandung - Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengklaim bahwa ada sebanyak 6 daerah kota/kabupaten di Indonesia yang terbebas dari rawan pangan. 6 daerah tersebut merupakan daerah yang rawan pangan pada 2022 lali.
Berdasarkan Peta Kerentanan dan Ketahanan Pangan/Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA), kabupaten/kota rentan rawan pangan menurun dari 74 kab/kota pada tahun 2022 menjadi 68 kab/kota pada tahun 2023.
Plt. Sekretaris Utama Bapanas Sarwo Edhy mengatakan, penurunan daerah rentan rawan pangan harus terus didorong dengan semangat sinergi yang kuat baik antara pusat dan daerah maupun antardaerah.
"Kami terus mengingatkan bahwa sinergi adalah kunci utama menyelesaikan tantangan pangan dan gizi yang memerlukan komitmen semua elemen untuk bersinergi bersama," kata Sarwo, Jumat 8 Desember 2023 di Bandung.
Ia berterima kasih kepada Dinas Pangan seluruh provinsi dan kabupaten/kota yang terus mengawal penguatan ketahanan pangan di daerah yang mendukung ketahanan pangan nasional.
Sarwo juga mengingatkan bahwa menjelang momentum Natal dan Tahun Baru 2024 (Nataru) upaya stabilisasi pangan harus menjadi perhatian bersama. Adanya neraca pangan daerah sangat strategis sebagai dasar pengambilan kebijakan dan intervensi di daerah.
Berbagai intervensi stabilisasi terus digenjot. Hingga 2 Desember 2023, NFA bersama dinas pangan daerah melaksanakan Gerakan Pangan Murah secara serentak di 1.583 titik yang tersebar di 585 titik pada 35 provinsi dan 998 titik pada 317 kab/kota seluruh Indonesia dan penyaluran SPHP lebih dari 1.006 ribu ton dari target 1.085 ribu ton di tahun 2023.
"Kita juga telah melaksanakan Fasilitas Distribusi Pangan (FDP) untuk mendistribusikan pangan dari daerah surplus ke daerah defisit, serta menyalurkan Cadangan Pangan Pemerintah melalui Perum BULOG dan BUMN Pangan untuk komoditas beras, daging ayam, dan telur bagi KPM dan KRS," papar dia.
Penulis: Egi Abdul Mugni
Editor : R Muttaqien


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.