Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Dosen IPB Mengabdi Inovasi 2023: Peningkatan Kapasitas Petani Closed-Loop Pangan (Beras) Di Nusa Tenggara Timur dengan tema Pembukuan Usahatani

Bagikan
Dosen IPB Mengabdi Inovasi 2023. (Foto : Dok. IPB University)
Dosen IPB Mengabdi Inovasi 2023. (Foto : Dok. IPB University)

PanganNews.id Nusa Tenggara Timur, - Salah satu lokasi Dosen Mengabdi Inovasi 2023 yang dikoordinasikan di IPB melalui Direktorat Pengabdian Masyarakat Agromaritim adalah Mbay Kabupaten Nagekeo Provinsi Nusa Tengara Timur. Topik yang di angkat oleh tim DMI ini adalah Pelatihan Pembukuan Usahatani untuk meningkatkan kesejahteraan Petani di Mbay Nagekeo. Kegiatan di laksanakan oleh TIM Dosen Fakultas Ekonomi dan Manajemen dan Asisten Dosen, IPB University yaitu Dr. Firdaus, Tanti Novianti, Dr. Nia Kurniawati Hidayat dan Titin Suhartini, (Asisten). 

Pembukuan adalah pencatatan transaksi keuangan yang di lakukan saat usaha berlangsung, meliputi transaksi pembelian, pengeluaran, pemasukan serta pendapatan. Pentingnya pembukuan dalam suatu usahatani agar efektif dalam kebijakan pengelolaan keungan usahatani, konsistensi dalam mengolah pembukuan usahatani adalah salah satu kunci keberhasilan usahatani yang sedang atau akan di jalankan. Salah satu manfaat pembukuan adalah untuk mengetahui besarnya modal serta keuntungan, mengetahui rician setiap transaksi yang di lakukan, sebagai bahan evaluasi untuk penilaian usahatani.

Hal penting yang perlu di perhatikan dalam pembukuan usahatani adalah memisahkan keuangan pribadi dan keuangan usaha agar tidak tercampur contohnya seperti menggunakan keuangan usaha untuk kepentingan pribadi seperti bayar sekolah anak, kebutuhan rumah tangga, pesta adat dll. Selanjutnya mengidentifikasi penerimaan kas dan pengeluaran kas, pengeluaran kas ini termasuk biaya input seperti (benih, pupuk, obat-obatan), biaya transportasi, upah tenaga kerja, pinjaman beserta bunga pinjaman. Salah satu hal yang penting untuk di perhatikan untuk mengetahui berapa modal yang telah di keluarkan untuk kegiatan usaha dan keuntungan yang telah di dapat dari usaha yang sedang di jalankan. 

Penyampaian materi di sampaikan oleh Dr. Nia Kurniawati Hidayat dan di moderator oleh Nikolaus Neka, materi tersebut berfokus kepada petani Padi di Mbay Nagekeo dengan topik materi pembukuan usahatani, praktek cara membuat pembukuan manual menggunakan buku dan menggunakan Microsoft Excel bagi petani yang sudah menggunakan teknologi, post test pengetahuan dan persepsi petani kemudian di lanjutkan dengan FGD yang terfokus kepada permasalahan-permasalahan yang ada di Mbay Nagekeo - NTT. (*/Adv)

Ditulis olehPangannews.id

pangannews

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal