PanganNews.id, Sumedang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang menargetkan sebanyak 1.000 hektare lahan garapan padi mendapatkan program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) tahun 2024.
"Untuk teknis areal mana saja yang akan masuk menjadi peserta AUTP, nanti petugas lapangan yang akan mengatur, karena mereka yang lebih tahu dan paham," kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Sumedang Sajidin, Senin 5 Februari 2024.
Sajidin memaparkan program AUTP itu akan memberikan manfaat banyak kepada para petani dari resiko gagal panen.
Menurutnya areal tanaman padi yang telah terdaftar sebagai peserta AUTP bila terjadi kerusakan diatas 80% akan mendapatkan ganti rugi dari pihak asuransi dalam hal ini PT Jasindo senilai Rp6 juta setiap hektarenya.
Untuk menjadi peserta AUTP, petani harus membayar premi yang besarnya Rp180.000 per hektare per musim tanam. Namum demikian lanjut dia, petani di Sumedang tidak perlu khawatir terkait premi ini karena seluruhnya ditanggung pemerintah.
"Untuk biaya premi ini 80% dibayar pemerintah pusat dari APBN dan 20% lagi ditanggung APBD Provinsi, jadi dalam hal ini petani tidak perlu membayar sendiri," jelasnya.
Tahun 2023 lalu, lanjut Sajidin di wilayah Kabupaten Sumedang ada 16,98 hektare areal tanaman padi yang sudah menjadi peserta AUTP mengalami gagal panen dan mendapatkan ganti rugi dari pihak PT Jasindo.
"Tentunya program AUTP ini bermanfaat sekali terutama dalam melindungi petani dari gagal panen, karena kalaupun mereka rugi, minimal tidak terlalu besar karena ada penggantian," jelasnya
Penulis : Egi Abdul Mugni
Editor: R Muttaqien


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.