Bulukumba Optimalkan Cold Chain Sektor Perikanan Demi Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Jurnalis Pangannews

Kamis, 29 Pebruari 2024 19:16 WIB

news
Joint research optimalisasi pemanfaatan cold chain produk perikanan laut (Istimewa)

PanganNews.id, Bulukumba - Wakil Gubernur (Wabup) Bulukumba, Edy Manaf, membuka kegiatan diseminasi hasil joint research optimalisasi pemanfaatan cold chain produk perikanan laut oleh Bank Indonesia (BI) bekerjasama dengan Sekolah Bisnis IPB di aula Gedung Pinisi Bulukumba, Sulawesi Selatan, Rabu, 28 Februari 2024.

Edy Manaf menekankan bahwa pertanian-perikanan merupakan sektor unggulan Bulukumba, dan hasil penelitian tersebut penting untuk ditindaklanjuti.

"Salah satu contohnya saya melihat di Thailand, fokusnya ke 2 sektor ini. Makanya hasil penelitian ini penting untuk ditindaklanjuti," ujarnya.

Edy Manaf berharap adanya dukungan dana perbankan untuk memajukan sektor perikanan Bulukumba, khususnya bagi nelayan kecil.

"Diharapkan perbankan harus memberi perhatian kepada para nelayan. Jangan hanya pengepulnya saja dikasi KUR, tapi nelayan kita yang kecil-kecil tak diberi KUR," jelasnya.

Menurutnya, peran OPD sangat penting dalam membuat program pengembangan sektor perikanan, dan pendampingan kepada nelayan dari dinas terkait dan perbankan diperlukan.

Sementara Kepala Perwakilan Sulsel Bank Indonesia (BI), Rizki Ernadi Wimanda, menyoroti kontribusi besar sektor perikanan-pertanian terhadap PDRB. Ia menekankan perlunya terus mendorong sektor ini.

"Fluktuasi harga ikan tergantung pada cuaca dan kurangnya cold chain menyebabkan ikan tidak segar. Perlu dipetakan titik-titik pendinginan untuk hasil yang lebih segar dan harga lebih tinggi," ungkapnya.

Rizki berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, perbankan, pengusaha, dan UMKM dapat meningkatkan produksi ikan dan nilai tambah PDRB.

Diseminasi penelitian cold chain perikanan disampaikan oleh Dr Nimmi Zulbainarni dari Sekolah Bisnis IPB di hadapan peserta, termasuk Asisten Bupati, Asdar Andi Bennu, dan Kepala Dinas Perikanan Bulukumba, Kusnadi Kamal.

Reporter: Ajat Nicko
Editor: R Muttaqien


Kolom Komentar

You must login to comment...