Pj Bupati Jayapura Eksplorasi Solusi Inflasi Bareng Petani Mandiri

Jurnalis Pangannews

Jumat, 01 Maret 2024 19:02 WIB

news
Pj Bupati Jayapura Triwarno Purnomo menjelajahi kebun petani mandiri di daerah Toware dan Doyo Lama, Distrik Waibu. (Pemkab Jayapura)

PanganNews.id, Jayapura - Pj Bupati Jayapura Triwarno Purnomo menjelajahi kebun petani mandiri di daerah Toware dan Doyo Lama, Distrik Waibu, pada Senin 26 Febuari 2024.

Ia ditemani Kadis Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Jayapura Jenny Deda, serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Jayapura Suliyono, bersama Kabag Ops Polres Jayapura, 

Tujuan kunjungan Triwarno adalah untuk memastikan bahwa kelompok petani mandiri dapat berkontribusi dalam upaya pemerintah mengatasi masalah inflasi di Papua, khususnya di Kabupaten Jayapura.

"Saya harap OPD teknis juga bisa membantu mengatasi masalah yang dihadapi petani mandiri atau kelompok tani di Kabupaten Jayapura," tegas Triwarno.

Ia enyoroti pentingnya dukungan dalam hal ketersediaan pupuk, alat pertanian, dan obat-obatan pertanian.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Jayapura Jenny Deda menegaskan bahwa lahan pertanian yang dikunjungi adalah milik Distrik Waibu yang dikelola secara mandiri oleh petani setiap tahun.

"Dengan adanya lahan pertanian di Kabupaten Jayapura, ini sangat membantu dalam pengendalian inflasi karena hasil komoditas pertanian petani dapat dijual di pasar Pharaa Sentani, Pasar Lama, dan pasar lainnya," tambahnya.

Meskipun demikian, Jenny mengakui bahwa petani masih menghadapi kendala terkait ketersediaan pupuk, obat-obatan pertanian, alat pertanian, dan bibit pertanian.

"Diharapkan Pemkab Jayapura melalui OPD Teknis dapat membantu mengatasi masalah petani di Kabupaten Jayapura," ungkapnya.

Dalam konteks ini, peran petani diakui sebagai elemen kunci dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi.

Oleh karena itu, kata dia, penting bagi pemerintah untuk memperhatikan kebutuhan mereka dengan cermat.

Penulis: Ajat Nicko
Editor: R Muttaqien


Kolom Komentar

You must login to comment...