Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Lawan Stunting, Pemkot Bogor Bareng BSIP Garap Program Penanaman Padi Nutri Zinc

Bagikan
Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim Ikut Tanam Padi Nutri Zinc, Bangun Ekosistem Percepatan Stunting. (Nicko/PanganNews,id)
Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim Ikut Tanam Padi Nutri Zinc, Bangun Ekosistem Percepatan Stunting. (Nicko/PanganNews,id)

PanganNews.id, Bogor - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Kelurahan Pasir Jaya mengambil langkah progresif dalam mengatasi stunting dengan membangun ekosistem kolaboratif yang melibatkan berbagai pihak. 

Program tersebut menyoroti pentingnya gizi bagi anak-anak stunting dan keluarga rawan stunting melalui penanaman padi Nutri Zinc.

"Metode kolaborasi ini menjadi pemicu bagi masyarakat untuk mengonsumsi nutri zinc sebagai upaya pencegahan stunting," ungkap Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim.

Kolaborasi yang melibatkan Pemkot Bogor, BSIP Padi, Kelompok Tani Dewasa, serta berbagai instansi dan pengusaha, menunjukkan komitmen bersama dalam mengatasi masalah ini.

Sementara itu, Kepala BSIP Padi Muhammad Tharmizi menegaskan bahwa pengentasan stunting dan kemiskinan memerlukan kolaborasi lintas sektor.

"Ini bicara tentang anak bangsa kita yang kekurangan gizi. Model kolaboratif ini bisa menjadi contoh di seluruh Indonesia," ujarnya.

Di tempat yang sama, Lurah Pasir Jaya, Giri Maya Yudistira, menjelaskan bahwa program ini melibatkan berbagai tahapan, mulai dari diskusi hingga kolaborasi nyata dalam penanaman dan distribusi hasil panen kepada warga yang membutuhkan.

"Padi Nut Zinc yang ditanam akan menjadi penyokong penting dalam upaya pemberdayaan masyarakat, dengan hasil panen yang diharapkan dapat mengatasi kekurangan gizi pada anak-anak stunting dan ibu-ibu," tambahnya.

Program ini menargetkan hasil panen sebesar 1,2 ton gabah dari lahan seluas 2.000 meter, yang akan didistribusikan secara gratis kepada masyarakat yang membutuhkan, menjadikannya sebagai langkah konkret dalam membangun ekosistem yang berkelanjutan dalam mengatasi stunting.


Reporter: Ajat Nicko
Editor: R Muttaqien

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal