Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Cuaca Ekstrem, Petani Desa Pong Leko NTT Dihantui Gagal Panen!

Bagikan
Petani di Desa Pong Leko, NTT, mengalami kekhawatiran akibat cuaca ekstrem (Istimewa)
Petani di Desa Pong Leko, NTT, mengalami kekhawatiran akibat cuaca ekstrem (Istimewa)

PanganNews.id, NTT- Petani di Desa Pong Leko, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, tengah dilanda kekhawatiran serius akibat curah hujan tinggi yang didampingi angin kencang sejak awal April.

Situasi ini telah berlangsung berhari-hari tanpa henti, menyebabkan hampir setengah padi di sawah mereka tumbang.

Salah satu petani, Petrus Santu, mengungkapkan kekhawatiran yang dirasakan.

"Kami akan mengalami gagal panen ketika hujan terus terusan dan menambah banyaknya padi yang tumbang, apalagi keadaan padi saat ini sedang berbunga yang artinya sebentar lagi panen," ungkapnya.

"Jika curah hujan terus meningkat, kami kemungkinan besar akan kehilangan sebagian besar atau bahkan seluruh panen kami," tambah dia.

Para petani di Desa Pong Leko bergantung pada penghasilan dari pertanian sebagai mata pencaharian utama, sehingga mereka berusaha keras untuk menyelamatkan panen mereka.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengikat batang padi dengan tali untuk mencegah lebih banyak padi tumbang akibat hujan.

"Saat ini kami habiskan waktu di sawah untuk memantau kondisi padi kami," ungkap Petrus.

Mereka berharap cuaca segera membaik menjelang masa panen untuk mengurangi potensi gagal panen dan menjaga stabilitas ekonomi mereka.

Reporter: Ajat Nicko
Editor: R Muttaqien

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal