PanganNews.id, Jawa Tengah- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) Komisi B meluncurkan tinjauan mendalam ke Kebun Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (KBTPH) Tawangmangu di Kabupaten Karanganyar.
Dalam kunjungannya pada Selasa 7 Mei 2024 kemarin, mereka menyaksikan langsung hasil panen dari kebun yang menjadi aset milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng ini.
"Perlu adanya sosialisasi ke para petani untuk mengajarkan sistem pertanian yang baik guna meningkatkan kualitas dan mutu hasil panen. Jadi pertanian itu selalu nomor 1 karena ini komoditas utama kita di Jateng," kata Ketua Komisi B, Sarno, dalam komentarnya, Jumat 10 Mei 2024.
KBTPH Tawangmangu, yang dikelola oleh Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun), memiliki luas lahan yang mengesankan, terbagi di dua kelurahan dengan berbagai komoditas yang ditanam, seperti aneka sayuran, pisang, dan alpokat.
Menurut Anggota Komisi B, Mukafi Fadli, lokasi strategis Tawangmangu sebagai jembatan antara Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur harus dimanfaatkan secara optimal.
"Sangat disayangkan kalau lahan seluas ini tidak bisa dimanfaatkan dengan baik, apalagi banyak benih yang ditanam di sini. Jangan sampai, potensi yang sebesar ini hanya sebatas seremoni saja," ucapnya.
Dalam rangka meningkatkan kualitas hasil panen, Kepala Balai Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Wilayah Surakarta, Aris Munandar, menjelaskan bahwa mereka telah menerapkan sistem pertanian terbaik, seperti menggunakan polybag.
"Dengan cara tersebut, proses penanaman menjadi lebih efisien, hasil panen lebih cepat, dan tanaman menjadi lebih kuat," jelasnya.
Penulis : Ajat Nicko
Editor: R Muttaqien


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.