PanganNews.id, Bogor - Sebanyak 93 warga di RT 01/RW 12, Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, diduga mengalami keracunan makanan setelah menghadiri sebuah acara tahlilan pada Minggu, 2 Juni 2024.
Kejadian ini memakan satu korban jiwa, Ahmad Salim (34), yang akrab disapa Acong. Paman dari almarhum Acong, Komarudin (49) menceritakan kronologi kejadian.
“Awalnya yang hadir di acara itu adalah ayahnya Acong. Namun, sepulang kerja, Acong meminta izin untuk memakan nasi boks yang dibawa pulang dari acara. Isinya nasi kuning, telur balado bulat, oreg tempe, dan kerupuk,” ujar Komarudin.
Menurut Komarudin, awalnya tidak ada yang merasa ada masalah. Namun, pada malam Senin, Acong mulai merasa tidak enak badan, mengalami mual, hingga menggigil.
"Semua warga yang sudah makan makanan itu pun merasakan kondisi yang sama," tambahnya.
Ketua RT dan RW setempat segera membawa warga yang mengalami gejala keracunan ke puskesmas.
Namun, kondisi Acong semakin memburuk hingga harus dilarikan ke Rumah Sakit Juliana yang terletak di wilayah Tajur.
“Pukul 16.00, keponakan saya dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit,” kata Komarudin dengan suara bergetar.
Keluarga almarhum sangat berduka atas kejadian ini.
"Kami berharap kasus ini bisa diproses secara tuntas agar semuanya jelas dan tidak terulang lagi," harap Komarudin.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti dari keracunan massal tersebut.
Reporter: Ajat Nicko
Editor: R Muttaqien


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.