Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Tingkatkan Produktivitas dan Kesejahteraan Petani, Pemkab Rembang Siapkan Sumber Listrik di Area Persawahan

Bagikan
Penyediaan listrik guna mengoperasikan pompa air, terutama saat curah hujan rendah. (ist)
Penyediaan listrik guna mengoperasikan pompa air, terutama saat curah hujan rendah. (ist)

PanganNews.id, Rembang- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani, Pemerintah Kabupaten Rembang berencana menyediakan sumber listrik di area persawahan.

Langkah ini bertujuan untuk menyediakan listrik yang terjangkau guna mengoperasikan pompa air, terutama saat curah hujan rendah. 

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang, Agus Iwan, menjelaskan bahwa curah hujan pada masa tanam (MT) 2 di Rembang cukup rendah, sehingga petani harus mengandalkan air tanah yang dipompa dengan mesin diesel.

“Selama ini, petani menggunakan listrik dari rumah warga yang jaraknya cukup jauh, sehingga berisiko jika tidak menggunakan kabel standar,” ungkap Agus Iwan pada Senin, 10 Juni 2024. 

Menyadari risiko ini, pihaknya telah berkomunikasi dengan PLN untuk menyediakan sumber listrik langsung di area persawahan.

Agus Iwan menambahkan, PLN merespons positif usulan tersebut. 

“PLN menyatakan bahwa program penyediaan listrik di area persawahan bisa diakomodasi. Kita akan mendata berapa kebutuhan pemasangan, dan PLN akan memfasilitasi pemasangannya,” ujarnya.

Inisiatif ini akan diterapkan di beberapa kawasan persawahan yang memiliki sumber air tanah, seperti di Desa Waru dan Kasreman di Kecamatan Rembang, serta Desa Kuangsan di Kecamatan Kaliori. 

"Kawasan persawahan tersentral tersebut yang akan kita bantu komunikasikan dengan PLN. Sudah diidentifikasi kebutuhannya, dan segera dibuatkan surat resmi permohonan ke PLN dari desa," kata Agus Iwan.

Sumber listrik akan ditempatkan di jalan terdekat dari area persawahan, sehingga petani hanya perlu menggunakan sedikit kabel untuk menghidupkan pompa air. Ini akan membuat penggunaan listrik lebih aman dan efisien dibandingkan penggunaan bahan bakar minyak atau gas.

"PLN menjanjikan akan segera melakukan survei dan mengusulkan ke PLN pusat," pungkas Agus Iwan.

Penulis : Ajat Nicko 
Editor: R Muttaqien 

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal