PanganNews.id, Jember - Kelompok Tani Desa Sukamakmur, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember melakukan Germas Rubuha alias Gerakan Massal Pembuatan Rumah Burung Hantu, akhir pekan lalu.
Diketahui, Gerakan Massal Pembuatan Rumah Burung Hantu telah digaungkan oleh Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI.
Germas ini merupakan himbauan bagi setiap daerah untuk menggerakkan petani dan kelompok tani untuk membuat dan memasang Rubuha.
Kelompok tani Desa Sukamakmur turut bergerak mendukung Germas ini, mengingat pada musim tanam ini beberapa lahan petani sudah mulai terancam serangan hama tikus sawah.
Hampir setiap hari petani melakukan pengumpanan menggunakan rodentisida secara swadaya di lahan masing-masing.
Kelompok tani Desa Sukamakmur yang turut serta mendukung Germas ini dengan membuat dan memasang Rubuha secara partisipatif sebanyak 9 unit.
Diantaranya poktan Tirto Bakti I sebanyak 2 unit, poktan Tirto Bakti II sebanyak 1 unit, poktan Sinar Tani I sebanyak 1 unit, poktan Tirto Mulyo I sebanyak 3 unit dan poktan Harapan Jaya sebanyak 2 unit.
Mengingat Burung Hantu wilayah buruannya hingga mencapai radius 500 meter atau skala hamparan 5 hektar, sehingga dari jumlah tersebut juga direncanakan ada penambahan lagi dari kelompok tani ke depannya.
Adanya pembuatan dan pemasangan Rubuha secara pastisipatif ini diharapkan dapat mengendalikan hama tikus secara alami. Jika Rubuha yang terpasang dapat segera dihuni, setiap ekor Burung Hantu berpotensi dapat memangsa hingga 10 ekor tikus per hari.
Pemanfaatan Burung Hantu sebagai predator tikus ini merupakan upaya preventif dan preemtif yang sangat efektif untuk mengendalikan serangan hama tikus yang dapat mengancam ketahanan pangan


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.