Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Kekeringan Parah, BNPB Salurkan Bantuan 20 Tandon Air di Lombok Tengah

Bagikan
Kekeringan Parah, BNPB Salurkan Bantuan 20 Tandon Air di Lombok Tengah (FOTO : Antara)
Kekeringan Parah, BNPB Salurkan Bantuan 20 Tandon Air di Lombok Tengah (FOTO : Antara)

Pangannews.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menyalurkan bantuan berupa 20 tandon air untuk mendukung penanganan dampak kekeringan pada musim kemarau 2024 di Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Bantuan ini disampaikan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Tengah, Ridwan Maruf, pada Rabu (2/10/24).

Ridwan menjelaskan bahwa tandon air yang disediakan memiliki kapasitas 5.300 liter, ditujukan untuk membantu warga yang mengalami kesulitan dalam mendapatkan air bersih selama musim kemarau.

“Bantuan ini diberikan dari BNPB untuk penanganan kekeringan di Lombok Tengah,” ungkapnya, dikutip dari Antara.

BPBD Lombok Tengah berencana untuk memetakan dan menyeleksi daerah mana yang menjadi prioritas dalam penyaluran tandon air, mengingat jumlah bantuan yang terbatas. Selain tandon, BPBD juga menerima bantuan berupa lampu tower, mesin pompa air, tenda komando, dan berbagai peralatan lainnya.

“Total ada delapan jenis bantuan yang diterima, sedangkan dana untuk bantuan air bersih mencapai Rp 200 juta yang bisa diajukan melalui proposal,” tambahnya.

Kondisi kekeringan di Lombok Tengah sudah mulai terasa di lima kecamatan, yaitu Kecamatan Praya Timur, Pujut, Praya Barat, Praya Barat Daya, dan Jonggat. Ridwan juga menyampaikan bahwa total 300 tangki air bersih telah dianggarkan dalam APBD untuk penanganan kekeringan ini.

Saat ini, BPBD Lombok Tengah telah menyalurkan 56 tangki air bersih dan jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah, mengingat sejumlah desa mulai mengajukan permohonan bantuan air bersih. “Permintaan bantuan air bersih saat ini mulai banyak,” tutupnya.

Dengan langkah ini, diharapkan kebutuhan air bersih bagi masyarakat Lombok Tengah dapat terpenuhi selama musim kemarau yang sedang berlangsung.

Editor : Adi Permana

 

 

 

Ditulis olehPers Pangannews
Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal