Pangannews.id – Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, menegaskan pentingnya kolaborasi antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan koperasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam menyukseskan program Makan Bergizi.
Dalam pernyataannya di kawasan Istana Kepresidenan, Dadan mengungkapkan bahwa TNI memiliki struktur yang dapat mendukung operasional program ini, terutama dalam penyediaan lahan.
"Mitigasi operasional dan kebijakan membutuhkan TNI sebagai mitra. Mereka memiliki struktur di bawah yang bisa membantu implementasi program ini," ujarnya, kemarin.
Dadan menambahkan bahwa koperasi BUMDes dan pihak ketiga lainnya juga akan berperan penting dalam mendukung keberhasilan program yang berskala nasional ini.
Program Makan Bergizi ditujukan untuk anak-anak balita, ibu hamil, hingga siswa dari tingkat SD hingga SMA. Untuk itu, Dadan menekankan perlunya kolaborasi yang erat antar pemangku kepentingan agar program ini dapat terwujud dengan efektif.
Dia juga menyatakan komitmen untuk memanfaatkan bahan pangan lokal dalam setiap kegiatan program, guna memberdayakan masyarakat Indonesia.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dalam sidang paripurna kabinet perdana menekankan pentingnya dukungan dari semua lembaga dan kementerian untuk program Makan Bergizi.
"Saya hakul yakin. Bagi saya, makan bergizi untuk anak-anak dan ibu hamil ini adalah strategik. Yang tidak mendukung, silakan keluar dari pemerintah," tegas Prabowo dalam pidatonya.
Meski banyak yang meragukan, Prabowo tetap optimis bahwa pemerintahannya dapat mengelola dan mengalokasikan dana untuk mencapai target program tersebut.
"Saya tidak katakan bahwa ini bisa selesai dalam satu minggu atau dua bulan. Namun, dengan perhitungan yang matang, kita bisa mengelola dan mengalokasikan sumber daya untuk mencapai target yang ditentukan," ungkap Prabowo.
Editor : Adi Permana


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.