Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Penggunaan Drone Sprayer untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Manggarai Barat

Bagikan
Ilustrasi : Drone Sprayer untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian. (Foto : Doran)
Ilustrasi : Drone Sprayer untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian. (Foto : Doran)

Pangannews.id - Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Pertanian (TPHP) Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat akan segera merealisasikan pengoperasian drone spraying di Persawahan Lembor, Kecamatan Lembor. Inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dalam penyiraman pupuk dan penyemprotan hama pada tanaman padi.

Kepala Dinas TPHP Kabupaten Manggarai Barat, Laurensius Halu, menjelaskan bahwa penggunaan drone memungkinkan proses pertanian dilakukan dari udara dengan kendali jarak jauh.

"Sebanyak tiga unit drone sprayer segera dioperasikan di persawahan Lembor," ungkap Laurensius dalam acara Pelatihan Drone Sprayer Pertanian di Aula Kantor Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Lembor.

Laurensius menambahkan bahwa sebelum pengoperasian, pelatihan akan diberikan kepada tenaga teknis lapangan. Pelatihan ini akan menghadirkan instruktur dari PT Tacatech Jakarta, dengan dua instruktur yang akan memberikan teori dan praktik kepada sepuluh peserta yang terdiri dari penyuluh pertanian dan staf Dinas TPHP.

"Drone spraying adalah inovasi pertanian yang menggunakan drone sebagai alat utama untuk berbagai kegiatan pertanian. Teknologi ini dapat digunakan untuk penyemprotan pestisida, pupuk cair, serta penyiraman dan pengawasan lahan pertanian," jelas Laurensius.

Penggunaan drone sprayer merupakan salah satu bentuk penerapan teknologi dalam pengendalian organisme pengganggu tanaman, yang diharapkan dapat mendukung kegiatan pertanian di Kabupaten Manggarai Barat.

"Untuk mengoperasikan drone sprayer dibutuhkan keahlian khusus, sehingga pelatihan kepada pilot, kopilot, dan asisten pilot sangat penting untuk memastikan semua berjalan dengan baik," tambahnya.

Dengan adanya teknologi ini, diharapkan produktivitas pertanian di wilayah tersebut dapat meningkat, serta memudahkan petani dalam mengelola lahan mereka. Inovasi ini juga diharapkan menjadi langkah awal untuk pengembangan teknologi pertanian yang lebih maju di Kabupaten Manggarai Barat.

Editor : Adi Permana

Ditulis olehPers Pangannews
Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal