Pangannews.id - Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatatkan adanya fluktuasi harga sejumlah komoditas pangan pada Selasa pagi (3/12/24), dengan beberapa komoditas mengalami kenaikan dan penurunan harga yang cukup signifikan.
Berdasarkan data dari Panel Harga Bapanas yang tercatat pada pukul 09.30 WIB, harga beras premium mengalami kenaikan sebesar 0,65 persen atau Rp100, menjadi Rp15.490 per kilogram (kg).
Sebaliknya, harga beras medium justru mengalami penurunan sebesar 0,37 persen atau Rp50, menjadi Rp13.410 per kg. Beras stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP) Bulog juga naik 0,32 persen atau Rp40, menjadi Rp12.550 per kg.
Di sektor bawang, harga bawang merah tercatat naik 1,48 persen atau Rp580, menjadi Rp39.740 per kg, sementara harga bawang putih bonggol juga naik meskipun tipis, yakni sebesar 0,24 persen atau Rp100, menjadi Rp41.730 per kg.
Untuk komoditas cabai, terjadi penurunan harga pada cabai merah keriting yang turun 0,23 persen atau Rp70, menjadi Rp29.890 per kg. Begitu pula dengan harga cabai rawit merah yang turun 0,26 persen atau Rp100, menjadi Rp38.210 per kg.
Harga daging sapi murni mengalami kenaikan sebesar 0,39 persen atau Rp530, menjadi Rp134.980 per kg. Namun, harga daging ayam ras justru mengalami penurunan sebesar 0,47 persen atau Rp170, menjadi Rp36.320 per kg. Telur ayam ras tercatat naik sebesar 0,35 persen atau Rp100, menjadi Rp28.400 per kg.
Selain itu, harga kedelai biji kering (impor) terpantau naik sedikit sebesar 0,10 persen atau Rp10, menjadi Rp10.510 per kg, sementara harga gula konsumsi turun 0,17 persen atau Rp30, menjadi Rp17.920 per kg.
Harga minyak goreng kemasan sederhana dan minyak goreng curah juga mengalami penurunan. Minyak goreng kemasan sederhana turun 0,16 persen atau Rp30, menjadi Rp18.510 per kg, sedangkan minyak goreng curah turun lebih tajam sebesar 0,70 persen atau Rp120, menjadi Rp17.070 per kg.
Untuk harga tepung terigu, baik tepung terigu curah maupun non curah mengalami penurunan. Tepung terigu curah turun 0,79 persen atau Rp80, menjadi Rp10.050 per kg, sedangkan tepung terigu non curah turun 1,07 persen atau Rp140, menjadi Rp12.970 per kg.
Di sisi lain, harga jagung di tingkat peternak naik 0,66 persen atau Rp40, menjadi Rp6.060 per kg, sementara harga garam halus beryodium turun cukup signifikan, yaitu 1,30 persen atau Rp150, menjadi Rp11.410 per kg.
Harga ikan juga mencatatkan variasi. Harga ikan kembung naik 1,42 persen atau Rp530, menjadi Rp37.910 per kg, sementara harga ikan tongkol dan ikan bandeng justru mengalami penurunan. Harga ikan tongkol turun 1,02 persen atau Rp320, menjadi Rp31.170 per kg, sedangkan ikan bandeng turun 2,34 persen atau Rp790, menjadi Rp32.910 per kg.
Secara keseluruhan, fluktuasi harga pangan ini mencerminkan dinamika yang terjadi di pasar domestik, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor termasuk cuaca, musim panen, dan kebijakan perdagangan.
Editor : Adi Permana


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.