Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

BNPB Gunakan Drone dan Perahu Fiber untuk Evakuasi Banjir di Riau

Bagikan
Foto udara banjir yang menggenangi beberapa desa di Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, Selasa (14/1/2025) (Foto : Antara/HO-BPBD Kampar)
Foto udara banjir yang menggenangi beberapa desa di Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, Selasa (14/1/2025) (Foto : Antara/HO-BPBD Kampar)

Pangannews.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa tim petugas gabungan telah menerbangkan pesawat tanpa awak (drone) untuk memantau sebaran wilayah yang terdampak banjir di Kabupaten Kampar, Riau. Upaya ini dilakukan untuk memastikan luas area yang terkena dampak banjir serta untuk mempermudah proses evakuasi warga.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangannya pada Selasa (14/1/2025), mengatakan, satu drone untuk pemantauan dan satu perahu fiber untuk evakuasi warga.

Banjir yang disebabkan oleh luapan Sungai Subayang pada Senin (13/1/2025) pagi telah menggenangi beberapa wilayah, salah satunya adalah Desa Kuntu, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar. Setidaknya 180 rumah dan sebuah gedung fasilitas sekolah terendam banjir dengan ketinggian muka air antara 10 hingga 100 sentimeter.

Peristiwa ini juga sempat menyebabkan terhambatnya arus lalu lintas di beberapa jalan yang tergenang air. Tidak hanya itu, banjir juga memberikan dampak signifikan terhadap areal perkebunan kelapa sawit yang berada di sekitar Kabupaten Kampar.

BNPB melaporkan bahwa sebanyak 456 warga terdampak oleh bencana banjir ini. Meski begitu, hingga saat ini, sebagian besar warga memilih untuk tetap bertahan di rumah masing-masing.

Sementara itu, tim petugas gabungan, yang terdiri dari personel BPBD Kabupaten Kampar, BPBD Riau, TNI, Polri, serta staf kecamatan dan relawan, terus melakukan upaya penanganan bencana. Selain mendata jumlah korban, mereka juga memberikan bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

BNPB memastikan bahwa penanganan bencana ini akan terus dilakukan dengan intensif dan mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bencana yang bisa terjadi menyusul intensitas hujan yang tinggi di beberapa wilayah.

Editor : Adi Permana

Ditulis olehPers Pangannews
Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal