Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Keberhasilan Siswa Kaltim Mengubah Lahan Bekas Tambang Jadi Kebun Pangan

Bagikan
Para siswa SMK Utama Al Jabal Nur Kutai Kartanegara berhasil mengubah lahan bekas tambang batu bara menjadi lahan pertanian yang produktif. (Foto : Instagram.com/pemprov_kaltim)
Para siswa SMK Utama Al Jabal Nur Kutai Kartanegara berhasil mengubah lahan bekas tambang batu bara menjadi lahan pertanian yang produktif. (Foto : Instagram.com/pemprov_kaltim)

Pangannews.id - Penjabat (Pj) Gubernur Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Akmal Malik, memberikan apresiasi kepada para siswa SMK Utama Al Jabal Nur Kutai Kartanegara yang berhasil mengubah lahan bekas tambang batu bara menjadi lahan pertanian yang produktif.

Dalam kunjungannya di Samboja, Kutai Kartanegara, pada Minggu (9/2/2025), Akmal menyatakan bahwa inisiatif para siswa ini merupakan langkah nyata dalam upaya pemulihan lingkungan sekaligus meningkatkan ketahanan pangan daerah.

Lahan yang sebelumnya digunakan untuk tambang batu bara di Kelurahan Sungai Seluang, Kecamatan Samboja, kini telah dihijaukan dengan berbagai tanaman produktif seperti stroberi, cabai, dan melon.

"Lahan yang dulunya merupakan bekas tambang kini telah disulap menjadi lahan yang menghasilkan berbagai komoditas pertanian. Ini merupakan langkah luar biasa dalam menjaga keberlanjutan lingkungan," ujar Akmal Malik.

Selain itu, Akmal juga mengapresiasi prestasi Anggi, seorang siswa berkebutuhan khusus yang berhasil membudidayakan wortel dan stroberi.

"Ini menjadi contoh yang sangat menginspirasi. Jika seorang siswa berkebutuhan khusus bisa mengolah lahan dan mendapatkan hasil yang baik, maka ini menunjukkan bahwa rehabilitasi lahan eks tambang bukan hanya sekadar wacana, tetapi dapat direalisasikan dengan tekad dan bimbingan yang tepat," lanjutnya.

Pada kesempatan tersebut, Akmal Malik juga turut serta dalam penanaman bibit melon dan cabai di greenhouse yang dikelola oleh SMK Utama Al Jabal Nur.

Kepala Dinas Perkebunan Kaltim, Ence Achmad Rafiddin Rizal, turut memberikan apresiasi terhadap inovasi yang dilakukan oleh para siswa tersebut. Menurutnya, keberhasilan para siswa dalam membudidayakan melon, cabai, terong, tomat, wortel, dan stroberi di lahan eks tambang menunjukkan bahwa sektor perkebunan memiliki potensi besar dalam merehabilitasi lahan yang sebelumnya dianggap tidak produktif.

"Kami mendukung penuh program pertanian yang memanfaatkan lahan eks tambang seperti ini. Ke depan, kami berharap lebih banyak inovasi serupa yang dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, khususnya generasi muda," ungkap Rizal.

Kepala SMK Utama Al Jabal Nur, Hasanuddin, juga menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan pemerintah dalam mendorong sektor pertanian di sekolah. Ia berharap model pertanian berbasis pendidikan ini dapat menjadi inspirasi dan contoh bagi sekolah-sekolah lain di Kalimantan Timur untuk ikut serta dalam pengelolaan lahan dan peningkatan ketahanan pangan.

Editor : Adi Permana

Ditulis olehPers Pangannews
Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal