Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Rano Karno Ajak Warga Jakarta Kembangkan Urban Farming untuk Ketahanan Pangan

Bagikan
Urban Farming, Solusi Jakarta untuk meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan pangan. (Foto : Pixabay)
Urban Farming, Solusi Jakarta untuk meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan pangan. (Foto : Pixabay)

Pangannews.id - Jakarta memiliki potensi besar dalam pengembangan pertanian, terutama di sektor hortikultura dan perikanan. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menekankan bahwa pertanian perkotaan atau urban farming adalah salah satu cara untuk mendukung ketahanan pangan di ibu kota sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Rano, Jakarta memiliki kedekatan yang erat dengan dunia pertanian, meskipun lebih fokus pada urban farming dibandingkan dengan pertanian di wilayah lainnya.

"Pertanian di Jakarta lebih kepada pertanian perkotaan, bukan seperti wilayah lain. Masyarakat bisa melakukan urban farming di rumah masing-masing atau di lingkungan sekitar mereka," ujar Rano dalam acara panen serentak di Lahan Pertanian Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur, pada Rabu (19/3/2025).

Dengan mengembangkan urban farming, setiap rumah tangga bisa memproduksi kebutuhan pangan mereka sendiri, seperti sayur-sayuran dan cabai.

“Saya sangat yakin, kalau setiap rumah punya empat pohon cabai, mereka sudah tidak perlu lagi belanja. Artinya, setiap ruang yang ada bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan pangan,” tambah Rano.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati, menjelaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta terus berupaya untuk meningkatkan pemenuhan pangan bagi masyarakat.

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah dengan memberikan bibit tanaman hortikultura kepada warga Jakarta, agar mereka bisa mulai bertani di pekarangan rumah masing-masing.

"Jika seluruh masyarakat Jakarta dibekali dengan benih tanaman, mereka tidak perlu lagi membeli sayur-sayuran dari pasar," kata Suharini.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga memperkuat kerja sama antar daerah dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pangan untuk memastikan ketersediaan pangan yang cukup di Jakarta.

Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, Pemprov DKI Jakarta melaksanakan panen serentak di 266 titik yang tersebar di enam wilayah Jakarta. Panen ini menghasilkan 20 ton cabai, ikan, serta berbagai sayuran seperti bawang merah, kangkung, bayam, tomat, dan terong.

Kegiatan panen serentak ini bertujuan untuk meningkatkan pasokan pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri serta mendukung program swasembada pangan.

Rano Karno menginstruksikan dinas terkait untuk segera menyalurkan bibit cabai dan sayuran kepada masyarakat Jakarta untuk memastikan ketahanan pangan di ibu kota.

"Saya menginstruksikan agar dinas terkait segera menyerahkan bibit cabai, tomat, dan kangkung kepada masyarakat untuk mendukung ketahanan pangan," pungkas Rano.

Editor : Adi Permana

 

 

Ditulis olehPers Pangannews
Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal