Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Bulog Lampung Targetkan Serap 177 Ribu Ton Gabah Selama Panen Raya April 2025

Bagikan
Bulog Lampung targetkan serap 177 ribu ton gabah selama panen raya April 2025. (Foto : ilustrasi/Pixabay)
Bulog Lampung targetkan serap 177 ribu ton gabah selama panen raya April 2025. (Foto : ilustrasi/Pixabay)

Pangannews.id - Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Lampung mendapatkan mandat untuk meningkatkan penyerapan gabah petani selama masa panen raya padi pada April 2025. Target penyerapan yang semula sebesar 41.789 ton kini ditingkatkan menjadi 177.485 ton.

“Berdasarkan progres perkembangan penyerapan gabah langsung dari petani, hingga saat ini sudah mencapai 48 ribu ton. Ini sebenarnya sudah melampaui target awal yang jumlahnya hanya 41.789 ton,” ujar Pimpinan Perum Bulog Kanwil Lampung, Nurman Susilo.

Peningkatan target ini merupakan respons atas perubahan kebijakan pemerintah yang kini lebih memfokuskan penyerapan pada gabah dibandingkan beras. Hal ini bertujuan agar petani dapat menjual hasil panennya dengan harga yang menguntungkan, yakni sekitar Rp6.500 per kilogram.

"Karena sedang panen raya serentak di berbagai daerah, pemerintah memerintahkan Bulog lebih banyak menyerap gabah supaya petani bisa langsung mendapatkan harga yang baik," jelas Nurman.

Ia menambahkan, dengan puncak panen yang diperkirakan terjadi pada April, penyerapan gabah ditargetkan bisa dilakukan setiap hari dengan volume antara 3.000 hingga 3.500 ton di seluruh wilayah Lampung.

“Karena panen ini banyak, akhirnya target gabah jadi banyak. Bahkan target penyerapan per hari mudah-mudahan bisa tercapai agar panen petani diharapkan semua bisa terserap,” ujarnya.

Sementara itu, untuk target penyerapan beras, Kanwil Bulog Lampung menargetkan sebesar 63.542 ton. Namun, hingga saat ini, realisasi penyerapan baru mencapai 7.581 ton.

“Kalau sampai April belum mencapai target, maka target itu akan dilanjutkan. Namun untuk akhir tahun belum tahu akan ada penambahan lagi atau tidak,” tambahnya.

Editor : Adi Permana

Ditulis olehPers Pangannews
Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal