Pangannews.id - Perum Bulog Cabang Kabupaten Lampung Selatan menambah dua gudang filial baru berkapasitas total 12.000 ton untuk memaksimalkan penyerapan beras dan gabah milik petani setempat.
Plh. Pimpinan Bulog Lampung Selatan, Odilia Adhita, menyampaikan bahwa saat ini pihaknya tengah memproses pengajuan sewa gudang baru sebagai gudang filial guna mendukung operasional penyerapan komoditas pangan utama dari petani.
"Kompleks pergudangan beras kami ada dua, yakni Gudang Kedaton di Kecamatan Kalianda dan Gudang Bakti Rasa di Kecamatan Palas. Selain itu, kami juga memiliki empat gudang filial, dan sedang memproses penambahan dua gudang baru dengan kapasitas 12.000 ton," ujarnya.
Dengan adanya tambahan fasilitas tersebut, Bulog Lampung Selatan memastikan bahwa penyerapan gabah petani dapat berjalan lancar, terutama saat musim panen raya.
"Penyerapan gabah dilakukan sesuai dengan harga pembelian pemerintah (HPP), yakni sebesar Rp6.500 per kilogram. Jadi petani tidak perlu khawatir, hasil panen mereka akan kami serap secara optimal," tambahnya.
Odilia juga mengungkapkan bahwa saat ini Bulog Lampung Selatan mampu menyerap gabah petani antara 500 hingga 700 ton per hari. Penyerapan ini dilakukan secara berkelanjutan selama musim panen masih berlangsung.
"Kita menyerap gabah kering hasil panen petani dan kemudian diolah menjadi beras oleh mitra penggilingan padi. Beras yang dihasilkan kemudian disimpan di gudang Bulog," jelasnya.
Saat ini Bulog Lampung Selatan bekerja sama dengan 40 mitra penggilingan padi yang tersebar di berbagai kecamatan. Kolaborasi ini menjadi tulang punggung dalam pengolahan gabah menjadi beras, serta menjamin kualitas hasil beras yang disimpan dan disalurkan ke masyarakat.
Editor : Adi Permana


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.