Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Situbondo Usulkan 167 Titik Irigasi Perpompaan ke Kementan, Baru 13 yang Terealisasi

Bagikan
Situbondo usulkan 167 titik irigasi perpompaan ke Kementan, baru 13 yang terealisasi. (Foto : Antara)
Situbondo usulkan 167 titik irigasi perpompaan ke Kementan, baru 13 yang terealisasi. (Foto : Antara)

Pangannews.id - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertangan) Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mengusulkan pembangunan 167 titik irigasi perpompaan kepada Kementerian Pertanian. Namun, hingga saat ini, baru 13 titik yang terealisasi.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dispertangan Situbondo, Dadang Aries Bintoro, dalam keterangannya di Situbondo pada Senin (28/4/2025).

“Dari 167 titik irigasi perpompaan yang diusulkan ke Kementerian Pertanian tahun ini, baru terealisasi 13 titik,” ujar Dadang.

Dadang menjelaskan, program irigasi perpompaan merupakan langkah strategis untuk memperluas area tanam padi dan jagung. Langkah ini dianggap penting dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional yang tengah digalakkan oleh pemerintah pusat.

Menurutnya, ketersediaan air yang cukup menjadi faktor utama dalam peningkatan produktivitas pertanian. Irigasi perpompaan dapat membantu petani meningkatkan intensitas tanam, dari sebelumnya satu kali tanam menjadi dua hingga tiga kali dalam setahun.

“Melalui program ini petani akan lebih optimal melakukan percepatan tanam, meningkatkan produksi, serta mendukung target tanam padi seluas 65.000 hektare yang ditetapkan Kementerian Pertanian,” kata Dadang.

Selain irigasi perpompaan, Pemkab Situbondo juga mengusulkan pembangunan sarana pendukung lain untuk ketahanan air dan pertanian. Di antaranya, enam titik embung atau penampungan air, tiga unit pompa hydrant, serta irigasi perpipaan di 26 titik lokasi.

“Semua ini kami usulkan agar produktivitas pertanian bisa meningkat dan kesejahteraan petani juga ikut terdongkrak,” imbuhnya.

Editor : Adi Permana

 

Ditulis olehPers Pangannews
Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal