Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Pangan Lokal Jadi Andalan Tangerang Atasi Risiko Stunting pada Balita

Bagikan
Pemkot Tangerang menyalurkan bantuan pangan segar dan bergizi di Posyandu Kenanga, Kelurahan Selapajang Jaya, Kecamatan Neglasari, Rabu (30/4/2025). (Foto : PPID Kota Tangerang)
Pemkot Tangerang menyalurkan bantuan pangan segar dan bergizi di Posyandu Kenanga, Kelurahan Selapajang Jaya, Kecamatan Neglasari, Rabu (30/4/2025). (Foto : PPID Kota Tangerang)

Pangannews.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Banten, terus menggencarkan upaya pencegahan stunting dengan menyalurkan bantuan pangan segar dan bergizi kepada 1.000 balita yang masuk kategori berisiko. Bantuan diserahkan langsung dalam kegiatan yang berlangsung di Posyandu Kenanga, Kelurahan Selapajang Jaya, Kecamatan Neglasari, Rabu (30/4/2025).

Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono, menjelaskan bahwa pemberian bantuan pangan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak sejak usia dini.

Program ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran orang tua mengenai pentingnya asupan makanan bergizi untuk pertumbuhan optimal anak.

"Kewaspadaan pangan dan gizi merupakan hal yang krusial, untuk memastikan tumbuh kembang anak yang optimal," ujar Maryono.

Paket bantuan yang diberikan terdiri atas bahan pangan lokal seperti sayur-mayur, buah-buahan, beras, dan bahan makanan pendamping yang bisa diolah menjadi hidangan sehat dan bergizi.

Maryono juga menekankan bahwa potensi pangan lokal sangat besar untuk mendukung ketahanan gizi masyarakat. "Kita memiliki berbagai sumber pangan lokal yang kaya akan nutrisi," katanya.

Pemkot Tangerang juga memberikan pembinaan langsung mengenai cara pengolahan makanan sehat, yang dipandu oleh juru masak profesional. Langkah ini diharapkan mendorong kreativitas masyarakat dalam menyajikan makanan bergizi bagi keluarga.

Upaya ini merupakan bagian dari strategi lintas sektor dalam menekan angka stunting di Kota Tangerang. Maryono menargetkan penurunan signifikan dari angka prevalensi stunting yang tercatat sebesar 5,6 persen pada tahun 2024.

“Diharapkan tahun ini angka tersebut bisa turun secara signifikan, dengan kita tetap fokus pada peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Kota Tangerang,” ujarnya.

Editor : Adi Permana

Ditulis olehPers Pangannews
Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal