Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Penajam Paser Utara Aktifkan 29 Brigade Pangan untuk Produksi Benih Unggul

Bagikan
Penajam Paser Utara aktifkan 29 brigade pangan untuk produksi benih unggul. (Foto : Pixabay)
Penajam Paser Utara aktifkan 29 brigade pangan untuk produksi benih unggul. (Foto : Pixabay)

Pangannews.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, mengaktifkan 29 Brigade Pangan yang dibentuk oleh Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produksi benih padi unggul lokal.

Kepala Dinas Pertanian Penajam Paser Utara, Andi Trasodiharto, menjelaskan bahwa setiap brigade terdiri dari 15 petani yang telah dilengkapi dengan alat dan mesin pertanian (alsintan) guna menunjang proses produksi benih.

Brigade ini difokuskan pada pengembangan benih yang sesuai dengan kondisi lokal, tahan penyakit, dan mampu menghasilkan panen yang lebih tinggi.

“Program ini juga menjadi dasar untuk membangun desa mandiri benih, agar petani bisa memenuhi kebutuhan benih sendiri tanpa bergantung pada pasokan dari luar daerah,” ujar Andi, Senin (2/6/2025).

Brigade Pangan akan mendapat pendampingan langsung dari penyuluh pertanian dan Kementerian Pertanian untuk memastikan mutu benih sesuai standar nasional.

Menurut Andi, desa mandiri benih adalah salah satu kunci sukses mewujudkan swasembada pangan, karena ketersediaan benih unggul sama pentingnya dengan luas lahan dan teknik budidaya.

Luas lahan sawah produktif di Penajam Paser Utara tercatat 14.070 hektare, dengan rata-rata hasil panen 3–4 ton per hektare setiap musim.

Dengan dua kali panen dalam setahun, produksi padi pada 2024 mencapai sekitar 50.672 ton. Pemerintah daerah menargetkan peningkatan hasil panen tiap tahun melalui penyediaan benih unggul secara mandiri.

“Dengan program ini, kami harap petani tidak kesulitan lagi memperoleh benih berkualitas, sehingga produktivitas pertanian terus meningkat,” kata Andi.

Editor : Adi Permana

Ditulis olehPers Pangannews
Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal